Berita Tanahlaut

Diguyur Hujan, Tim World Cleanup Day Kintap Tetap Antusias Punguti Sampah di Pantai Tungkaran Meriam

Hujan yang mengguyur tak menyurutkan semangat tim World Cleanup Day (WCD) memunguti sampah di Pantai Tungkaran Meriam

Penulis: Idda Royani | Editor: Hari Widodo
Yamadipati untuk BPost
BERSIH PANTAI - Aksi bersih-bersih di Pantai Tungkaran Meriam di Desa Sungaicuka, Kecamatan Kintap, memaknai world cleanup day 2022. Peserta antusias meski hujan mengguyur, Minggu (25/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - World Cleanup Day (WCD) berupa giat bersih bumi serentak di seluruh dunia tak hanya dilakukan di kota-kota besar. Aksi serupa juga digelar di Pantai Tungkaran Meriam, Desa Sungaicuka, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel).

"Core Team WCD Kecamatan Kintap bersama beberapa sekolah dan komunitas lingkungan setempat  juga telah melaksanakan aksi bersih-bersih pantai," papar Leader WCD Provinsi Kalimantan Selatan Yamadipati Eka Prasetya, Minggu (25/9/2022).

Ia menuturkan aksi bersih-bersih di Pantai Tungkaran Meriam tersebut dilaksanakan pada Sabtu kemarin. WCD Kecamatan Kintap yang digawangi oleh Victorya Amir bersama tim pendukung lainnya antusias memunguti sampah meski di tengah guyuran hujan deras sejak malam sebelumnya. 

Amir mengatakan kegiatan WCD Kintap tersebut terlaksana lancar sukses berkat dukungan semua pihak. Mulai dari pihak pemerintah kecamatan maupun unsur swasta.

Baca juga: Gelombang Sudah Surut, Juru Kunci Sebut Lautan ke Pulau Datu Kabupaten Tanahlaut Aman Diseberangi

Baca juga: Nelayan Tanjungdewa Kabupaten Tanahlaut Kalsel Hilang, Kelotok Ditemukan Terombang-ambing

Hujan yang mengguyur sejak malam hari hingga pagi saat pelaksanaan kegiatan tak menyurutkan antusias peserta aksi. Seluruhnya antusias membersihkan pantai setempat.

"Sampah plastik dan residu yang terkumpul kemudian diserahkan ke bank sampah terdekat, sementara sisa sampah residu diangkut ke TPA," papar Amir

Aksi WCD Kecamatan Kintap tersebut diikuti sekitar 300 peserta. Terdiri dari unsur sekolah adiwiyata SMKN 1 Kintap, SMAN 2 Kintap, SMPN 1 Kintap, SMPN 2 Kintap dan dari SMAN 1 Satui yang berada di Kabupaten Tanahbumbu. Sedangkan dari ormas dan OKP antara lain dari Senkom dan komunitas lingkungan lingkup Kecamatan Kintap.

Turut hadir  Leader WCD Kalsel, Leader WCD Kabupaten Tala, Camat Kintap M Alfan Rosidi Anwar, perwakilan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Tala, beberapa sekolah adiwiyata dan komunitas lingkungan serta ormas yang ada di wilayah Kecamatan Kintap. 

Alfan menyampaikan apresiasi dan dukungannya atas kegiatan positif yang diinisiasi masyarakat tersebut. Dirinya berharap kegiatan bersih-bersih tidak hanya dilakukan di saat tertentu saja, melainkan dapat menjadi kebiasaan baik yang terus menerus dilakukan di kehidupan sehari-hari. 

"Dengan menjadikan hidup bersih sebagai bagian kebiasaan yang baik maka lingkungan juga ikut terjaga kelestariannya," ucap Alfan. 

Baca juga: BUMDes di Tanahlaut Ini Produksi Lahang Murni, Produknya Disebar ke Kios Hingga Dekranasda

Yamadipati mengatakan sebelumnya pihaknya juga telah berdiskusi dengan Kepala Bidang Peningkatan Kapasitas Lingkungan DPRKPLH Tala H Adi Rahmani membahas penanggulangan sampah yang makin menjadi masalah.

Pejabat eselon III itu dikatakannya menegaskan bahwa potensi sampah terbesar dihasilkan oleh manusia. Karena itu perlu dipikirkan caranya agar potensi negatif itu bisa diubah menjadi hal yang positif.

(Banjarmasinpost.co.id/Idda Royani)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved