Tajuk

Merdeka Sesungguhnya

Arti kata merdeka itu bebas (dari perhambaan, penjajahan, dan sebagainya). Lalu sudah benarkah kita ini menikmati kemerdekaan?

Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Dok
Tajuk : Merdeka Sesungguhnya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - TAK terasa kini Indonesia sudah merdeka selama 78 tahun lamanya. Mengutip Kamus Besar Bahasa Indonesia, arti kata merdeka itu bebas (dari perhambaan, penjajahan, dan sebagainya). Lalu sudah benarkah kita ini menikmati kemerdekaan?

Lihat saja di sekitar kita. Masih banyak yang sulit mendapatkan pekerjaan. Masih banyak pula yang kesulitan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Padahal sudah jelas diatur di dalam pasal 34 ayat (1) Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 mengamanatkan kewajiban negara untuk memelihara fakir miskin dan anak terlantar.

Namun kenyataannya masih ada warga negara yang mengalami hambatan pelaksanaan fungsi sosial sehingga tidak dapat menjalani kehidupan secara layak dan bermartabat.

Berbagai alasan dikemukakan pemerintah sehingga tak dapat melaksanakan hal ini dengan maksimal. Masalah dana, menjadi masalah klasik yang selalu ditemui. Bukan hanya kegiatan sosial namun kegiatan lain yang bersifat kemanusiaan.

Namun di sisi lain, pemerintah malah menaikkan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) dan TNI/Polri 8 persen, serta gaji pensiunan 12 persen tahun depan.

Sebagai warga negara kita semua tentu berharap agar pemerintah bisa meningkatkan anggaran yang bisa membuat warga negara Indonesia menikmati merdeka sesungguhnya secara merata.

Momen kemerdekaan ini hendaknya menjadi renungan barang sesaat. Euforia didapat saat melihat berbagai lomba memperingati HUT-78 Kemerdekaan RI hendaknya bisa dinikmati dengan rasa merdeka sesungguhnya.

Masih banyak hal mesti dilakukan bersama untuk menikmati merdeka yang sesungguhnya. Harapan baru juga pastinya diinginkan semua pihak.

Semoga saja memasuki tahun politik dan bakal adanya pemimpin baru bisa memberikan rasa merdeka sesungguhnya.

Bergandengan tangan bukan menjadi halangan. Sikap intoleransi sudah harus dikikis habis. Jangan sampai demokrasi yang sudah dikenalkan para pejuang terdahulu ternoda seiring bertambahnya usia Indonesia. Merdeka! (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved