Berita Religi

Tak Hanya untuk Sholat Fardhu Saja, Fungsi Masjid Dijabarkan Ustadz Khalid Basalamah

Pendakwah Ustadz Khalid Basalamah menjabarkan fungsi mesjid sebagai rumah ibadah umat muslim tidak hanya digunakan untuk sholat.

Penulis: Mariana | Editor: Edi Nugroho
Youtube khalidbasalamah
Pendakwah Ustadz Khalid Basalamah menjabarkan fungsi mesjid sebagai rumah ibadah umat muslim tidak hanya digunakan untuk sholat. 

Sebagaimana Umar radhiyallahu ‘anhu berkata kepada sahabat-sahabatnya,

هلموا نزدد إيمانًا، فيذكرون الله عز وجل

Artinya: “Mari kita tambah iman dengan berzikir kepada Allah.”

"Jadi begitu pertama duduk, ngobrol bukan menggosipkan orang, bukan membicarakan hal-hal yang kosong, namun umar mengajak untuk selalu menambah keimanan kita," kata Ustadz Khalid Basalamah.

Ustadz Khalid Basalamah menambahkan, yang dibahas saat berkumpul di antaranya ayat-ayat Alquran, hadist Nabi Muhammad SAW, kisah orang yang shaleh yang hidupnya husnul khatimah, atau suka beramal shaleh seumur hidupnya.

Bisa pula menceritakan kisah orang-orang yang jauh dari agama dan bagaimana orang itu su'ul khotimah, pada saat meninggal matinya buruk atau dalam keadaan bermaksiat misalnya, hal ini bertujuan supaya kita menambah keimanan kepada Allah.

"Satu kali kita berada di majelis orang-orang yang shaleh, misalnya sejam, setengah jam, duduk, bisa saja satu kisah atau sebuah penjelasan ayat Alquran atau hadits Nabi SAW mengubah hidup kita menjadi orang yang patuh kepada seumur hidup kita," terang Ustadz Khalid Basalamah.

Sebaliknya, bisa juga saat duduk di majelis yang buruk, bicaranya selalu maksiat kepada Allah, setengah jam saja sudah cukup mengubah hidup kita menjadi buruk, sampai meninggal bahkan bisa su'ul khotimah.

Tak sedikit orang-orang sadar karena duduk di majelis orang-orang shaleh, mendengar kisah orang-orang shaleh, mendengarkan kisah para taubatnya orang-orang dulu, lalu bersemangat ibadah, menuntut ilmu, bersedekah, shalat malam, berjihad dan lainnya.

"Sehingga hal itu, yang bisa jadi membuat kita termotivasi ingin seperti mereka, sebagaimana Anda duduk dengan orang yang bicara tentang perzinahannya, tentang penipuannya bisa mempengaruhi hidup Anda," ucap Ustadz Khalid Basalamah.

Cerita-cerita buruk tersebut bisa pula membuat umat Islam terjerumus dalam dosa-dosa maksiat sebagaimana cerita yang didengar.

Sebab itu Nabi Muhammad SAW mengingatkan tentang kewaspadaan dalam berkawan.

Dalam sebuah hadits lainnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

المرء على دين خليله فلينظر أحدكم من يخالل

"Agama Seseorang sesuai dengan agama teman dekatnya. Hendaklah kalian melihat siapakah yang menjadi teman dekatnya." (HR. Abu Daud dan Tirmidzi, dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Silsilah Ash-Shahihah, no. 927)

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved