Operasi Zebra 2023
Ingat Operasi Zebra 2023 Mulai Hari Ini, Lengkapi Surat-Surat Kendaraan Anda, Ini Sanksi Melanggar
Mulai hari ini Operazi Zebra 2023 serentak dilakukan di selruh Indonesia, ini kata Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri
Menjawab semua tantangan itu, Polda Kalsel akan mengerahkan personel sebanyak 498 orang untuk menyelenggarakan Operasi Zebra Intan 2023.
Pelanggaran lalu lintas berupa tilang periode tahun 2021 tercatat sejumlah 27.278 kasus dan pada 2022 sebanyak 31.458 kasus. Tercatat kenaikan sebanyak 4.180 kasus atau 15.32 persen.
Jumlah angka kecelakaan lalu lintas periode 2021 sebanyak 681 kasus dan pada 2022 sebanyak 911 kasus. Tercatat kenaikan sebanyak 230 kasus 34 persen.
Korban yang meninggal periode 2021 sebanyak 353 orang dan pada 2022 sebanyak 403 orang, terjadi kenaikan sebanyak 50 orang atau 14 persen.
Korban luka berat periode 2021 sebanyak 100 orang dan 2022 sebanyak 107 orang, terjadi kenaikan sebanyak 7 orang atau tujuh persen.
Korban luka ringan periode 2021 sejumlah 585 orang dan 2022 sejumlah 907 orang, terjadi kenaikan sebanyak 322 orang atau 55 persen.
Kerugian materi periode 2021 sebesar Rp 2.313.875.500 dan pada 2022 sebesar Rp 1.923.600.000. Terjadi penurunan sebanyak Rp 390.275.500.
Dari data tersebut dapat disimpulkan terjadi tren peningkatan kasus, baik angka pelanggaran maupun angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitasnya.
Karena itu target dan tujuan Operasi Zebra Intan saat ini bertujuan meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya, meminimalisasi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.
Setelah membacakan sambutan Kapolda tersebut, Wakapolres secara khusus berpesan kepada seluruh jajaran untuk lebih dulu menertibkan diri masing-masing.
"Jangan sampai kita menertibkan masyarakat dalam berlalu lintas, namun justru kita sendiri belum tertib. Ini perhatikan benar-benar, laksanakan," instruksinya.
Setelah seluruh personel yang terlibat pada Operasi Zebra Intan 2023 tertib dalam kepatuhan kelalulintasan, lanjutnya, barulah menyasar masyarakat (pengendara).
Setelah itu, Wakapolres memeriksa kesiapan kendaraan roda dua dan roda empat yang akan digunakan untuk melaksanakan operasi.
Sumber : Kompas.com
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Banjarmasin Post
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/azia-kendaraan-yang-digelar-di-depan-smpn-1-kotabaru-beberapa-waktu-lalu.jpg)