Jendela
Momentum Peralihan
Tahun baru sesungguhnya tak lebih dari momentum peralihan, suatu penanda bahwa sedang terjadi transisi dari satu waktu ke waktu yang lain.
Tentu saja semua itu adalah harapan, yang belum tentu bisa kita wujudkan. Namun, memiliki cita-cita, target dan harapan, jauh lebih baik daripada tidak memilikinya sama sekali.
Orang yang normal, kata Zakiyah Daradjat, adalah orang yang memiliki tujuan hidup yang jelas dan menghayati tujuan hidup itu.
Normal di sini, mengutip Charles Le Gai Eaton, bukan berarti sesuatu yang umum, yang biasa dan berlaku bagi kebanyakan orang. Normal di sini merujuk kepada ‘norma’, sesuatu yang seharusnya, yang ideal dalam pandangan tata nilai agama dan kemanusiaan.
Viktor Frankl, tokoh logoterapi ini mengatakan bahwa tujuan hidup yang ideal itu penting untuk memberi makna bagi hidup kita. Jika kita yakin bahwa kita bekerja dan berjuang demi mencapai sesuatu yang mulia, maka sesulit apapun usaha kita itu akan dapat kita lewati karena kita yakin apa yang kita lakukan itu bernilai dan bermakna, tidak sia-sia.
Selain itu, kata Frankl, potensi terbaik diri kita akan terwujud jika kita menetapkan cita-cita yang tinggi. Sebaliknya, cita-cita yang biasa-biasa saja bukan hanya menghambat tetapi juga merendahkan aktualisasi potensi diri kita.
Di sisi lain, bagaimana pun, kita hidup dalam keterbatasan. Kita hidup dalam ‘takdir’ yakni batasan-batasan yang ditetapkan Tuhan.
Kita berada dalam ruang dan waktu yang terbatas. Kita memiliki ilmu, kemampuan dan sumberdaya yang terbatas. Banyak hal dalam hidup kita berada di luar kendali kita.
Meskipun demikian, kita tak pernah tahu sampai di mana batas-batas itu kecuali kita telah mengusahakan dan menjalaninya. Karena itu tugas kita adalah berbuat yang terbaik, sejauh kemampuan kita. Selebihnya, kita serahkan kepada Dia Yang Tak Terbatas.
Akhirnya, kesadaran akan keterbatasan diri di satu sisi, dan keharusan berjuang dan berusaha di sisi lain, kelak akan membuat kita tidak congkak ketika berhasil dan tidak putus asa ketika gagal. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Rektor-Universitas-Islam-Negeri-UIN-Antasari-Mujiburrahman-19062023.jpg)