Kriminalitas Tabalong
Dua Pria di Tabalong Duel Maut di Jembatan, Begini Kronologinya Menurut Polisi
Polres Tabalong membeberkan kronologi duel berdarah di atas jembatan Desa Talan, Kecamatan Banua Lawas, Minggu (26/5/2024) pagi.
Penulis: Dony Usman | Editor: Budi Arif Rahman Hakim
BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Polres Tabalong membeberkan kronologi duel berdarah di atas jembatan Desa Talan, Kecamatan Banua Lawas, Minggu (26/5/2024) pagi.
Terungkap, duel maut tersebut terjadi diduga akibat dendam lama.
Akibat perkelahian ini, SU (45), warga Desa Talan, Kecamatan Banua Lawas, Kabupaten Tabalong, meninggal dunia diduga akibat serangan senjata tajam (sajam).
Sementara, SY ( 52), warga Desa Karangan Putih, Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong, menyerahkan diri ke Polsek Kelua usai melakukan aksi penganiayaan dengan pemberatan yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain.
Kapolres Tabalong, AKBP Anib Bastian, melalui, PS Kasihumas Polres Tabalong, Iptu Joko Sutrisno membenarkan adanya perkelahian yang menyebankan satu korban jiwa di Desa Talan, Kecamatan Banua Lawas.
"Saat ini SY sudah diamankan di Polres Tabalong untuk menjalani proses hukum dan turut disita barang bukti berupa 1 bilah parang beserta kumpangnya dengan panjang 53 cm, 1 buah sepeda milik pelaku dan 1 buah sepeda motor milik korban," tegasnya.
Kejadian bermula, Minggu pagi (26/5/2024) saat pelaku, SY yang menyadap pohon karet, bermaksud berpindah lokasi dan sedang menuntun sepedanya di atas jembatan.
Saat itu pelaku mendengar ada suara sepeda motor di belakangnya. Saat menoleh ke belakang, ternyatan itu adalah korban, SU, bersama anak laki-lakinya yang berusia 8 tahun.
Pada saat itu korban langsung marah dan mengatakan kenapa pelaku menoleh kepadanya dan dijawab pelaku kalau wajar saja dia menoleh.
Korban kembali menanyakan kenapa pelaku melihat ke arah dirinya dibarengi dengan ajakan berkelahi sambil memarkirkan kendaraan.
Mendapat tantangan itu, pelaku meladeni dan korban juga langsung menyerang pelaku dengan cara mengarahkan pukulan ke arah muka namun di tangkis pelaku.
Kemudian pelaku mencabut parang yang berada di pinggang sebelah kiri dan membalas menyerang korban.
Korban sempat berusaha merebut parang milik pelaku namun pelaku tetap menyerang yang mengakibatkan korban mengalami luka-luka. Di antaranya di kepala atau atas telinga, punggung bagian sebelah kiri dengan dua mata luka, bahu sebelah kanan, lengan tangan kanan hampir putus dan pergelangan tangan sebelah kiri.
Akibat banyak menderita mata luka akibat serangan sajam pelaku, korban saat itu langsung tergeletak di atas jembatan.
Sementara itu, pelaku pergi meninggalkan korban di lokasi kejadian dan pulang menuju rumah.
Sesampainya di rumah, pelaku menaruh parang dan peralatan menyadap karet serta berganti baju. Barulah kemudian menyerahkan diri ke Polsek Kelua.
| Tepergok Sembunyikan Sabu di Helm, Warga Mabuun Ditangkap di Tepi Jalan |
|
|---|
| Duel Pelajar Renggut Satu Nyawa, Perkelahian Dipicu Masalah Perempuan |
|
|---|
| Berdalih Meminjam Hanya 10 Menit, Residivis Gadaikan Motor Teman Hanya Rp 4 Juta |
|
|---|
| Marah Tak Diberi Uang, Warga Mabu’un Hajar dan Seret Istri Hingga Pingsan |
|
|---|
| Pelaku Judi Togel Online Ditangkap, Gawai Jadi Barang Bukti |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/SY-52-warga-Desa-Karangan-Putih-Kecamatan-Kelua1.jpg)