Tajuk

Refleksi Hari Bhakti Adhyaksa

HARI Bhakti Adhyaksa diperingati pada hari ini, 22 Juli. Untuk tahun ini, merujuk pada situs resmi Kejaksaan Tinggi

Tayang:
Editor: Edi Nugroho
Ilustrasi Tribunnews.com
Ilustrasi jaksa 

HARI Bhakti Adhyaksa diperingati pada hari ini, 22 Juli. Untuk tahun ini, merujuk pada situs resmi Kejaksaan Tinggi, tema peringatan yakni Akselerasi Kejaksaan Untuk Mewujudkan Penegakan Hukum Modern Menuju Indonesia Emas.

Hari Bhakti Adhyaksa terbentuk melalui Surat Keputusan Menteri/JA No. Org/A-51/1 tanggal 2 Januari 1961.

Kejaksaan pertama kali dibentuk sebagai bagian dari Departemen Kehakiman melalui aturan yang ada di dalam Pasal II Aturan Peralihan UUD 1945 dan diperjelas Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 2/1945.

Gatot Taroenamihardja merupakan Jaksa Agung pertama di Indonesia. Kemudian pada tanggal 22 Juli 1960, kabinet pemerintahan Indonesia kala itu memutuskan bahwa kejaksaan menjadi departemen terpisah.

Hal itu diatur dalam surat Keputusan Presiden RI tanggal 1 Agustus 1960 No.204/1960 yang berlaku sejak 22 Juli 1960. Payung hukumnya pun menyusul keluar.

Baca juga: DPP Golkar Belum Keluarkan Rekomendasi Kandidat Pilbup Batola, Ini Tanggapan Dosen FISP ULM

Baca juga: PAN Rekomendasikan Bahrul-Herman Maju Pilkada Batola, Segera Deklarasi dan Susun Tim Pemenangan

Undang-Undang yang mengaturnya yakni UU Nomor 15 tahun 1961. UU ini memuat Ketentuan-ketentuan Pokok Kejaksaan atau Undang-undang Pokok Kejaksaan (UUPK)
Hari Bhakti Adhyaksa merupakan momen penting untuk merefleksikan peran dan kontribusi Kejaksaan dalam penegakan hukum. Tak sekadar merayakan, tetapi juga menegaskan komitmen untuk mendukung terciptanya sistem hukum yang lebih modern dan efektif.

Akselerasi Kejaksaan untuk Mewujudkan Penegakan Hukum Modern Menuju Indonesia Emas, menggambarkan dorongan untuk reformasi dan modernisasi dalam sistem penegakan hukum.
Kejaksaan, sebagai lembaga penegak hukum, memiliki peran penting dalam memastikan bahwa hukum dijalankan dengan adil dan efektif, dengan berfokus pada akuntabilitas dan transparansi.

Kegiatan peringatan Hari Bhakti ke-64 Adhyaksa tahun ini juga menjadi kesempatan untuk mengingat kembali peran penting Kejaksaan dalam menjaga keadilan dan penegakan hukum.
Seorang jaksa harus terus mengedepankan hati nurani agar mampu menyeimbangkan neraca hukum. Jika dalam penegakan hukum menghadapi keraguan, gunakan hati nurani sebagai kompas moral dalam menggali dan mencari makna keadilan yang sesungguhnya.

Peringatan Hari Bhakti Adyaksa jangan hanya dijadikan seremonial belaka. Jadikan momen ini sebagai pengingat untuk terus berbenah diri, merapatkan barisan, memperkuat jiwa korsa, dan terus memupuk semangat dalam bekerja dan berkarya. Selamat Hari Bhakti Adhyaksa.

Teruslah menjadi lembaga penegak hukum yang profesional, proporsional, dan terpercaya bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved