Tajuk
Lestarikan Mangrove
Luas hutan mangrove di Indonesia salah satu terbesar di dunia. Ekosistem unik ini memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan
BANJARMASINPOST.CO.ID - INDONESIA salah satu negara dengan luas hutan mangrove terbesar di dunia. Ekosistem unik ini memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan, melindungi garis pantai, dan menjadi habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna. Namun, seperti halnya ekosistem lainnya, hutan mangrove di Indonesia juga menghadapi berbagai ancaman.
Berdasarkan data terbaru dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Tahun 2021, total luas hutan mangrove di Indonesia mencapai 3.364.076 hektare.
Angka ini tergolong besar, namun perlu diperhatikan juga kondisi kesehatan hutan mangrove tersebut. Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Indonesia salah satu negara yang mempunyai hutan mangrove dengan luasan 20-25 persen dari ekosistem mangrove dunia.
Sayangnya, luas area rehabilitasi mangrove di Tanah Air terus menurun dalam empat tahun terakhir. Pada 2023 luasnya hanya 6.010 hektare (ha), turun dari 2022 yang seluas 7.359 hektare.
Di Kalsel pun, kondisinya cenderung mengkhawatirkan. Peta Mangrove Nasional (PMN) 2023 dari KLHK, menunjukkan di Kalimantan Selatan luasan mangrove 81.774,38 ha dengan tiga klasifikasi, yakni mangrove jarang 2.945,59 hektare mangrove sedang 54.092,78, serta mangrove lebat 24.736,01 hektare.
Ada sejumlah penyebab kerusakan mangrove, seperti konversi lahan, pencemaran, eksploitasi sumber daya serta perubahan iklim. Perubahan fungsi lahan menjadi tambak, permukiman, atau perkebunan merupakan ancaman utama bagi hutan mangrove.
Limbah industri, domestik, dan pertanian dapat merusak ekosistem mangrove. Demikian pula penebangan mangrove secara ilegal dan pengambilan hasil hutan non-kayu secara berlebihan juga mengancam kelestariannya.
Hutan mangrove memiliki banyak manfaat bagi manusia dan lingkungan, antara lain sebagai perlindungan pantai. Mangrove berfungsi sebagai penahan gelombang dan abrasi pantai, sehingga melindungi daratan dari kerusakan.
Mangrove juga berfungsi sebagai habitat bagi biodiversitas, habitat bagi berbagai jenis hewan, seperti burung, ikan, dan udang. Tak kalah penting, mangrove sebagai penyimpan karbon. Adapun bagi masyarakat, mangrove sumber pencaharian karena menyediakan sumber mata pencaharian bagi masyarakat pesisir melalui kegiatan perikanan dan ekowisata.
Penting untuk terus meningkatkan kesadaran dan tindakan konservasi agar ekosistem mangrove di Indonesia dapat terlindungi dan dipulihkan dengan baik, memastikan manfaatnya bagi lingkungan dan masyarakat tetap berkelanjutan. Upaya pelestarian terus menerus harus dilakukan pemerintah dan masyarakat.
Penanaman mangrove besar-besaran, penegakan hukum terhadap pelaku perusakan hutan mangrove. Edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian mangrove terus dilakukan. Paling penting, kolaborasi multipihak, pemerintah, swasta, dan masyarakat, demi pelestarian mangrove. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/hutan-mangrove-di-Pulau-Burung-Kabupaten-Tanah-Bumbu-Tanbu-Kalsel-sabtu-28102023.jpg)