Komunitas
BVC, Satu Vespa Sejuta Saudara
Skuter jadul Vespa memang banyak penggemarnya, salah satu komunitas yang eksis adalah Banjarmasin Vespa Club (BVC).
Penulis: Salmah | Editor: R Hari Tri Widodo
Skuter jadul Vespa memang banyak penggemarnya, salah satu komunitas yang eksis adalah Banjarmasin Vespa Club (BVC).
Anggotanya memiliki beragam koleksi Vespa mulai yang tahun lama sampai yang tahun terbaru. Hendra Benyamin, Ketua Umum Banjarmasin Vespa Club (BVC), mengatakan, komunitas ini berdiri pada 15 Juni 1997.
"Mengenai struktur masih ada perombakan, adapun anggota kalau digabung sama yang dulu ada ribuan, kalau sekarang yang aktif 500 orang," jelasnya.
BVC hadir dengan tujuan menjalin silaturahmi sesama anggota dan menjalin persaudaraan semua komunitas lainnya. "Kami dari semua kalangan, semua jadi satu. Dan kami tidak pernah membeda-bedakan," katanya.
Kegiatan mereka antara lain turing wajib anggota sekalian pelantikan anggota baru. Adapula turing masing-masing anggota yang rutenya ditentukan sendiri. "Adapun turing itu rutenya keluar kota dengan tujuan pantai atau pegunungan," jelas Hendra.
Mereka juga turing menghadiri acara Vespa dari daerah lain dan touring ke tempat wisata untuk mempromosikan wisata daerah kita sendiri.
"Dalam waktu dekat kami juga akan melaksanakan kegiatan Lautan Vespa serta Simmok atau Silaturahmi Motor Mobil Kalimantan," paparnya.
Setiap tahun di bulan Ramadhan mereka juga mengadakan berbuka bersama anak panti asuhan. Dananya dari sumbangan anggota yang nominalnya semampunya masing-masing.
Bagi yang mau jadi anggota, dijelaskan Hendra, pastinya punya Vespa dan silakan langsung bergabung saja dulu, khususnya setiap malam Minggu di depan kantor Pajak Jl Lambung Mangkurat Banjarmasin.
Selain itu bisa pula kumpul di Sekretariat di rumah Hendra, Jalan muning RT 14 No 56 Banjarmasin.
Mengenai manfaat bergabung di BVC, selain banyak saudara dari seluruh Indonesia, juga terdidik untuk selalu solid dan kompak serta menghormati satu sama lain. "Kami tidak ada senior dan junior, yang penting saling menghormati satu sama lainnya. Moto kami, Satu Vespa Sejuta Saudara dan Salam Mesin Kanan," tandas Hendra.
Satu kebiasaan dari para anggota BVC adalah edukasi keselamatan di jalan termasuk bagi pejalan kaki.
Di BVC ada kebiasaan mengecat zebra cross yang kusam agar kembali terlihat jelas dan bisa dimanfaatkan pejalan kaki.
"Kami berharap kepada pemerintah, semoga di setiap sekolahan yang padat arus lalu lintasnya bisa diberi rambu termasuk zebra cross," hadap Hendra.
Ditegaskannya, zebra cross sangat penting apalagi bagi anak-anak sekolah dan memudahkan orangtua yang menjemput agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan dan pengguna jalan lainnya bisa berhati-hati. (dea)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Komiunitas-Vespa-Banjarmasin.jpg)