Tribun Smart

Dari Model Ingin Jadi Dokter Polisi

Beragam olahraga dilakoni Nabila karena memang ia suka dengan aktivitas fisik.

Penulis: Salmah | Editor: R Hari Tri Widodo
banjarmasin Post
Nabila Khoiriyah Azharo 

Beragam olahraga ia lakoni karena memang ia suka dengan aktivitas fisik. Berenang, basket, bulu tangkis dan lari, semua ia latih secara rutin walau bukan untuk berkompetisi tapi menjaga kebugaran.

Nabila Khoiriyah Azharo yang akrab dipanggil Biwa malah berkompetisi di bidang fashion. Ya, gadis kelahiran Banjarmasin 14 Juli 2006 ini memang seorang model yang berkecimpung di bidang itu sejak kecil.

"Saat kecil ikut beberapa lomba namun intensitas meningkat saat SMA kelas X dan meraih beberapa prestasi," kata sulung dari dua bersaudara ini.

Beberapa prestasi itu antara lain Juara 1 Coboy di Banjarbaru 2024 dan Juara 2 Casual Ethnic 2025.

Terkini ia mewakili Kalsel pada event nasional yaitu Pesona Batik Nusantara. Serangkaian persiapan ia lakukan agar tampil meyakinkan pada Juni nanti. 

"Latihan catwalk, manner, public speaking, juga acting," kata warga Handil Bakti, Batola ini.

Selain itu Biwa juga akan unjuk kebolehan pada even tersebut yaitu dalam bidang seni tari. Menari memang salah satu kebisaannya yang dilatih sejak kecil. 

"Alhamdulillah kegiatan semasa kecil itu banyak, bahkan saya sebagai mayoret sejak SD sampai SMA," tukasnya.

Pada penampilannya nanti di ajang nasional tersebut, Biwa akan mengenakan seragam sasirangan, dengan desain sendiri berkonsep etnik glamour.

Dalam hal kegiatan fashion, menurut Biwa, orangtuanya sangat mendukung, terpenting adalah positif dan membawa manfaat.

Meski aktif di fashion bukan berarti Biwa ingin jadi model profesional melainkan ia bercita-cita bisa menjadi seorang polisi seperti ayahnya.

"Sudah pernah menjalani tes masuk Polwan namun belum takdirnya lulus, sebab tinggi badan kurang 2 milimeter," tukasnya.

Biwa pun kembali akan mendaftar untuk kedua kalinya dan berharap bisa lolos rangkaian tes. Sebab itu ia terus menggiatkan olahraga, minum susu dan vitamin agar posturnya bisa tambah tinggi sesuai standar penerimaan Polwan.

"Maunya saya, berkarier sebagai dokter polisi. Jadi insya Allah, jika nanti bisa lulus sebagai Polwan maka sambil kerja saya akan kuliah dokter gigi atau dokter umum dan nantinya lagi ambil spesialisasi anak," harapnya.

Selain mempersiapkan fisik, Biwa juga mempersiapkan mental dan intelektual. Makanya ia juga ikut les psikologi dan les akademik yang menjadi bagian tes masuk anggota Polwan. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved