Sukses Story

Bukan Dilayani, Tapi Melayani

Menjadi manajer bukan berarti kita harus dilayani, tetap sebaliknya harus melayani bawahan

Tayang:
Penulis: Salmah | Editor: Kamardi Fatih
Banjarmasin Post/Salmah
Idris Abdillah Widodo 

Adalah Jawa Tengah umumnya masakannya manis, contohnya tengklek, gudeg dan cara mengolah masakan biasanya diungkep lama.

Sedangkan Jawa Barat, kekhasan sajian lalapan, sayur, nasi liwet dan nasi uduk. Adapun Betawi itu menunya campuran dan paling enak adalah soto Betawi.

Kalau di Kalimantan Tengah, saya pernah ke Sampit dan Palangkaraya, saya mencicipi menu berbahan rotan yang dimasak dengan santan plus ikan Patin.

Kalau di Kalimantan Selatan, ada menu ketupat Kandangan lauk ikan Haruan, juga ada soto Banjar. Tapi paling saya suka adalah nasi kuning bumbu masak habang. 

Sebagaimana manajer bidang makanan dan minuman, apa saja tanggungjawab Anda?
    Semua yang terkait dengan layanan berupa makanan dan minuman. Termasuk pula mengaudit menu dalam hal penampilan penyajian. Semua harus standar kuliner.

Saya juga memastikan, tim berjalan dengan baik dan apa yang kami sajikan memuaskan tamu.

Apa tantangan kerja yang selama ini Anda rasakan?
    Tantangannya adalah harus hidup jauh dari istri dan anak. Mereka tinggal di Malang, Jawa Timur. Ke manapun saya bekerja, mereka tak pernah ikut.

Walaupun bisa berkomunikasi dengan HP baik komunikasi suara, pesan teks maupun video call, namun yang dirindukan tetaplah tatap muka secara langsung.

Tantangan lainnya, adalah dimana saya bertugas maka saya harus beradaptasi dengan lingkungan. Harus bisa memahami perbedaan karakter masyarakat baik di Kalimantan, Sumatera dan Nusa Tenggara Timur.

Saya selalu berprinsip, di mana bumi dipijak, maka di situ langit dijunjung. Dengan begitu di manapun kita bekerja maka akan mudah diterima dan beradaptasi.

Bagaimana Anda menghadapi jika ada tamu yang komplain?
    Komplain itu harus kita terima, karena memang kami berhadapan dengan tamu yang punya estimasi dan keinginan yang berbeda-beda.

Jadi, bagaimana kami bisa puaskan mereka dengan sajian kita dan berupaya menciptakan suatu pengalaman berkesan bagi tamu.

Anda membawahi banyak orang dalam tim, bagaimana gaya Anda dalam hal memimpin mereka?
    Dalam hal leadership, saya menerapkan servant leader. Seorang pemimpin bukan minta dilayani, tapi sebaliknya adalah melayani.

Saya senang jika tim saya ada yang kinerjanya baik dan karirnya berkembang. Apalagi jika mengobit naik. Bagi saya, semakin mereka naik ke atas, maka karier saya pun semakin ikut naik dan terus naik. (Banjarmasinpost.co.id/Salmah Saurin)

Suka Mancing Sendirian
    HOBI Idris Abdillah Widodo adalah membaca dan mancing. Itulah aktifitas relaksasi yang dilakoninya semasa libur kerja.
"Di saat libur kerja, saya sempatkan waktu memancing, tapi saya lebih memilih mancing di kolam pemancingan," ujar ayah satu anak ini.
Sementara, umumnya penghobi mancing suka berangkat mancing bersama teman-teman sehobi, berbeda dengan Idris yang lebih suka mancing sendirian.
"Saya ini suka menyendiri dan secara sifat saya ini orangnya introvert. Alasan lain adalah di hari kerja saya setiap hari bertemu banyak orang, maka saat aktivitas hobi saya inginnya sendiri saja" ucapnya.
Dengan suasana berbeda itu, menurut Idris, malah membuatnya mudah mendapat inspirasi untuk kuliner 
Urusan hobi membaca, Idris menyukai bacaan tentang kuliner dan sosial politik. Dari hobi ini ia tak hanya mendapat pengetahuan tapi juga wawasan baru. (Banjarmasinpost.co.id/Salmah Saurin)

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved