Book Lover
Norma Jadi Ikut Larut dalam Kisah
Bagi Normanik, membaca juga membuka wawasan baru, baik tentang kehidupan dan lainnya
Penulis: Salmah | Editor: R Hari Tri Widodo
Membaca memberi hiburan sekaligus pelarian dari rutinitas yang melelahkan. Membaca juga membuka wawasan baru, baik tentang kehidupan dan lainnya. Demikian manfaat dirasakan gadis ini dari hobi membaca.
Normanik Fatma Mutmainah, nama lengkapnya, juga merasakan, membaca mengasah imajinasi karena terbiasa membangun gambaran cerita di kepala.
"Juga membantu saya belajar untuk berpikir lebih kreatif dan melihat sesuatu dari berbagai sudut pandang," kata gadis kelahiran Banjarmasin, 28 Juli 2008 ini.
Fatma yang duduk di kelas 12 SMAN 4 Banjarmasin, mengungkapkan, tidak memiliki banyak koleksi pribadi, tapi ada beberapa buku yang pernah ia baca dan berkesan.
Buku yang berkesan itu novel Galaksi, Leader Oke ala Teen, Santri Pilihan Bunda, Novel 00.00, Mariposa, Razella, Gezz Ann, dan Sukses Sebelum Usia 30.
"Buku Sukses Sebelum Usia 30 sangat menarik, karena menggunakan bahasa yang ringan, dan terasa seperti berbicara langsung dengan pembaca muda," katanya.
Buku itu juga mengajak merenungkan sejauh apa langkah yang telah diambil, menghargai proses dan keberhasilan kecil, lalu dengan penuh semangat mendorong untuk terus melangkah dan mengambil keputusan di setiap persimpangan dalam hidup .
Warga Teluktiram, Banjarmasin ini, mengungkapkan, mulai suka membaca sejak masih duduk di bangku SD.
Awalnya karena sering diajarkan membaca buku dongeng sederhana, hingga ia merasa membaca bukan hanya sekadar kewajiban belajar, melainkan hiburan yang bisa membawa saya masuk ke dunia lain.
"Saya bisa membayangkan suasana, tokoh, bahkan tempat-tempat yang belum pernah saya datangi. Seiring bertambahnya usia, saya mulai mencoba membaca novel ringan dan cerita fiksi yang lebih panjang," tukasnya.
Dari situlah ia menyadari bahwa membaca bukan hanya menyenangkan, tapi juga bisa menjadi sarana untuk melatih imajinasi dan memperluas wawasan.
"Saya cenderung menyukai bacaan yang ringan tapi menarik. Novel remaja, cerita fiksi yang imajinatif, dan kisah persahabatan atau kehidupan sehari-hari," terangnya.
Ia senang ketika sebuah cerita bisa membuatnya merasa ikut larut di dalamnya, seolah ia adalah salah satu tokoh yang sedang menjalani kisah tersebut.
"Sesekali saya juga membaca bacaan inspiratif yang ringan, karena biasanya memberikan semangat baru atau sudut pandang berbeda tentang kehidupan," katanya.
Biasanya ia membaca di waktu luang, misalnya ketika istirahat diperpustakaan sekolah, dan hari libur karena dapat mengisi waktu luang dengan kegiatan positif.
Ia tidak memiliki target waktu khusus untuk membaca, terkadang hanya beberapa halaman, kadang bisa lebih lama kalau ceritanya sangat menarik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Normanik-Fatma-Mutmainah.jpg)