Tajuk

Penerbangan Perdana dan Seterusnya

Mulai Rabu, 1 Oktober 2025 maskapai penerbangan Wings Air membuka layanan penerbangan langsung dari Bandara Bersujud Batulicin Tanahbumbu ke Makassar

Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Dok
Tajuk : Penerbangan Perdana dan Seterusnya 

BANJARMASINPOST.CO.ID- Mulai Rabu, 1 Oktober 2025 jalur udara di langit Kalimantan Selatan makin ramai oleh aktivitas penerbangan rute Batulicin di Kabupaten Tanahbumbu-Kota Makassar di Sulawesi Selatan.

Masyarakat begitu antusias menyambut inaugural flight atau penerbangan perdana yang dilepas Bupati Andi Rudi Latif. Sebanyak 72 tiket tersedia langsung ludes begitu penjualan dibuka. Maklum saja, akses ini memangkas waktu sangat banyak.

Sebelumnya warga naik KM Wilis milik PT Pelni berangkat dari pelabuhan Batulicin pada malam pukul 20.00 Wita dan baru tiba di Pelabuhan Makassar dini hari pukul 02.00, dua hari kemudian.

Harga tiket kapal berkapasitas 500 penumpang itu untuk kelas ekonomi Rp 152.000/ orang, dapat free bagasi 40 kg, plus makan tiga kali sehari

Kini, dengan pesawat Wings Air, masyarakat hanya butuh waktu lebih kurang satu jam 40 menit. Setimpal saja dengan harga tiket Rp 1,9 juta - Rp 2 jutaan. Apalagi bagi kalangan pengusaha dan birokrat.

Menurut bupati, ini bukan hanya soal transportasi, tapi harapan baru masyarakat Tanahbumbu. Dengan akses yang lebih cepat, mobilitas masyarakat lebih mudah, ekonomi bergerak lebih cepat dan investasi semakin meningkat

Untuk sementara, penerbangan tersedia tiga kali dalam sepekan, yakni tiap Senin, Rabu dan Jumat. Dari Bandara Bersujud Batulicin, pesawat dijadwalkan berangkat pukul 13.00 Wita menuju Makassar. Sementara penerbangan dari Makassar ke Batulicin berangkat lebih awal, yakni pukul 11.00 Wita.

Sejatinya, ini bukanlah benar-benar rute baru. Rabu, 3 November 2021 atau sekitar empat tahun lalu, dibuka penerbangan perdana jurusan Batulicin–Makassar dan sebaliknya oleh Maskapai Wings Air.

Saat itu, pesawat yang dioperasionalkan adalah Wings Air 72 500/600 berkapasitas 72 penumpang. Harga tiket Rp 700.000 orang. Namun setelah berjalan dua tahun lebih, manajemen Wings Air menghentikan jalur penerbangan Bandara Bersujud Tanahbumbu-Bandara Sultan Hasanuddin Makassar sejak Sabtu 23 Maret 2024.

Perihal eksistensi, bisa berkaca pada Bandara Gusti Sjamsir Alam (GSA) di Kabupaten Kotabaru. Sejauh itu, pengelola bandara dan maskapai konsisten melayani penumpang tujuan Kotabaru-Banjarmasin tiap Selasa, Kamis dan Sabtu.

Selain itu, bila Bandara Bersujud eksis dengan rute baru dan kemungkinan jurusan baru lainnya, maka bukan tak mungkin membuka jalan bagi Kabupaten Tabalong yang bersiap mengaktifkan kembali Bandara Warukin yang mati suri.

Bupati HM Noor Rifani menargetkan Bandara Warukin dapat kembali beroperasi pada Desember 2025 atau lebih kurang dua bulan lagi. Terlepas dari niat, tekad dan asa tersebut, setidaknya Kementerian Perhubungan melihat sudah saatnya jalur langit Bumi Antasari diramaikan oleh penerbangan domestik di samping rute Asia dan dunia yang dirintis Bandara Syamsudin Noor. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved