Book Lover

Buku Memberi Gambaran Realita Sosial

Gemar membaca membuat Nuril Hudiya kerap meraih prestasi akademik semasa sekolah.

Penulis: Salmah | Editor: R Hari Tri Widodo
banjarmasinpost.co.id
Nuril Hudiya, mahasiswa berprestasi asal Martapura 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Gemar membaca membuat perempuan ini kerap meraih prestasi akademik semasa sekolah, mulai dari MIN 14 Banjar, MTs Hidayatullah Martapura, hingga SMKN 1 Martapura.

"Bagi saya, prestasi bukan hanya tentang penghargaan, tetapi tentang proses belajar, kedisiplinan, dan doa yang menyertai setiap usaha," ucap Nuril Hudiya.

Hobi membaca terus berlanjut hingga sekarang ia kuliah di Fakultas Tarbiyah Program Studi Pendidikan Agama Islam, Institut Agama Islam (IAI) Darussalam, Martapura ini.

"Saya mulai benar-benar suka membaca sejak masa Covid. Waktu itu lebih banyak di rumah dan aktivitas juga terbatas. Awalnya cuma karena bosan main handphone, akhirnya coba ambil novel yang ada di rumah. Dari situ pelan-pelan jadi kebiasaan," ungkap Nuril.

Selain itu, gadis kelahiran Martapura, 29 Desember 2007 ini tumbuh di lingkungan keluarga yang dekat dengan dunia pendidikan. 

Ayahnya seorang profesor di Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin, jadi sejak kecil saya sudah terbiasa melihat buku di rumah. 

"Mungkin awalnya saya belum benar-benar paham, tapi suasana itu membuat saya merasa buku bukan sesuatu yang asing," kata warga Martapura ini.

Nuril yang juga hobi menyanyi dan traveling,  tertarik pada novel bertema kehidupan, perjuangan, dan kisah cinta yang mengajarkan kedewasaan. 

"Saya juga menyukai novel sastra yang menggambarkan realitas sosial dan nilai sejarah, karena dari sana saya belajar memahami sudut pandang yang lebih luas," katanya.

Selain itu, ia senang membaca buku motivasi dan pengembangan diri yang membantunya membangun pola pikir yang lebih positif. 

"Buku-buku bertema nasihat Islami dan pendidikan juga menjadi bagian dari bacaan saya, karena memberikan penguatan nilai dan prinsip dalam menjalani kehidupan sebagai perempuan dan sebagai pelajar," paparnya.

Bagi Nuril, buku yang baik adalah buku yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberi pelajaran dan membuat kita merenung.

Beberapa koleksi bukunya antara lain; Alias, Ingkar, Tak Sempurna, 11.11 Fiersa Besari, Bumi Manusia, What’s So Wrong About Your Life, Jika Kita Tak Pernah Jadi Apa-Apa, Dilan 1990, 55 Nasihat Bagi Wanita Sebelum Menikah, Guru Gokil Murid Unyu, Bila Kau Cinta Datanglah pada Orang Tuaku, dan Al-Tahrir.

"Buku-buku tersebut menemani proses saya belajar memahami kehidupan, cinta, pendidikan, serta perjalanan menjadi pribadi yang lebih dewasa," ungkap Nuril.

Buku yang paling berkesan baginya adalah Bila Kau Cinta Datanglah pada Orang Tuaku. Buku ini mengajarkan bahwa cinta bukan hanya tentang perasaan, tetapi tentang tanggung jawab dan keseriusan. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved