Komunitas
Menebar Manfaat dari Rombong Baca Teladan
Rombong Baca Teladan, demikian komunitas yang digagas Nor Jannah bersama suaminya, Fauzi Kastalani.
Penulis: Salmah | Editor: R Hari Tri Widodo
Hal ini bertujuan agar orangtua turut terlibat dalam budaya membaca. Sebab diyakini bahwa ketika orangtua memberi contoh kebiasaan membaca di rumah, anak-anak akan lebih mudah menirunya.
"Melalui Rombong Baca Teladan, kami berharap dapat membangun lingkungan yang mencintai ilmu, memiliki ketertarikan terhadap buku, serta terbiasa melakukan aktivitas positif dan bermanfaat bagi kehidupan bersama," kata Nor Jannah.
Kegiatan Rombong Baca Teladan berfokus pada penguatan budaya literasi dan aktivitas positif yang menyenangkan bagi anak-anak maupun orang dewasa.
Kegiatan rutin yang dilakukan antara lain menyediakan berbagai koleksi buku yang dapat dieksplorasi secara bebas oleh anak-anak dan pengunjung.
Selain itu, Rombong Baca Teladan secara berkala mengadakan kegiatan read aloud (membaca nyaring) bersama Relima (Relawan Literasi Masyarakat) Perpustakaan Nasional, yang bertujuan menumbuhkan minat baca, meningkatkan kemampuan menyimak, serta mempererat interaksi antara anak dan pendamping.
Kegiatan lain yang dilakukan adalah bermain bersama, mewarnai, serta eksplorasi buku bersama, sehingga anak-anak dapat belajar sambil bermain dalam suasana yang menyenangkan.
Selain kegiatan literasi, Rombong Baca Teladan juga mengadakan kegiatan tambahan berupa pelatihan keterampilan bagi masyarakat.
Salah satu kegiatan yang telah dilaksanakan adalah pelatihan menghias hantaran pernikahan yang diselenggarakan pada 18 Desember 2025 dan diikuti oleh ibu-ibu di lingkungan sekitar.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan tambahan, menjadi sarana me time bagi ibu-ibu, serta membuka peluang usaha baru yang dapat dikembangkan dari rumah.
Pada saat pelatihan berlangsung, Rombong Baca Teladan tetap dibuka, sehingga anak-anak peserta pelatihan dapat memanfaatkan waktu dengan membaca buku dan mengikuti aktivitas literasi. Dengan demikian, kegiatan pelatihan dan literasi dapat berjalan beriringan dan saling mendukung.
Melalui kegiatan membaca bersama, eksplor buku, bermain permainan edukasi, dan mewarnai, anak-anak dilatih untuk berani mencoba, bertanya, dan menyampaikan pendapat.
Interaksi yang hangat dan tidak menghakimi membuat anak merasa diterima, sehingga perlahan tumbuh rasa percaya diri.
Selain itu, kebiasaan berdiskusi ringan tentang isi buku atau aktivitas yang dilakukan membantu anak mengembangkan kemampuan komunikasi secara alami.
Untuk orangtua, kegiatan bersama dan pelatihan keterampilan juga membuka ruang komunikasi, saling mengenal, serta menumbuhkan keberanian untuk belajar hal baru dan berbagi pengalaman.
Salah satu kisah yang cukup menguatkan adalah ketika beberapa anak yang awalnya hanya datang untuk bermain atau melihat-lihat, perlahan mulai tertarik membuka buku, duduk lebih lama, bahkan menunggu rombong baca dibuka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Rombong-Baca-Teladan2.jpg)