Rupiah Melemah

Nilai Tukar Rupiah (Kurs) Tembus 14.977 Per Dolar, Jusuf Kalla: Stop Impor Ferrari Hingga Hermes

Nilai Tukar Rupiah (Kurs) Tembus 14.977 Per Dolar, Jusuf Kalla Minta Hentikan Impor Ferrari Hingga Hermes

Nilai Tukar Rupiah (Kurs) Tembus 14.977 Per Dolar, Jusuf Kalla: Stop Impor Ferrari Hingga Hermes
tribunnews.com
Wakil Presiden Jusuf Kalla. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Nilai tukar rupiah (kurs) terhadap dollar terus merosot, hampir mencapai ambang batas psikologis.

Bahkan nilai tukar rupiah (kurs) terhadap dolar sudah menembus Rp 14.977 per dollar, atau level terendah sejak krisis 1998.

Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta masyarakat untuk membantu pemerintah mengurangi impor untuk mengatasi melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar.

Baca: Nilai Tukar Rupiah (Kurs) Tembus 14.977 Per Dolar, Nyaris Lewati Ambang Batas Psikologis

Hal itu penting untuk mengurangi defisit neraca perdagangan.

Salah satu caranya, yakni dengan tidak mengimpor barang-barang mewah.

"Mungkin jumlahnya tidak besar tetapi perlu untuk meyakinkan kepada masyarakat bahwa suasana ini, suasana berhemat," ujar Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (5/9).

"Suasana kita tidak perlu impor barang mewah, enggak usah Ferrari, Lamborghini masuk, enggak usah mobil-mobil besar, yang mewah-mewah. Tak usah parfum-parfum mahal atau tas-tas Hermes," sambungnya.

Baca: Sosok Habib Usman Bin Yahya yang Menikahi Kartika Putri, Dekat dengan Habib Rizieq Shihab?

Kurs rupiah terhadap dolar.
Kurs rupiah terhadap dolar. (Malaymailonline)

Pemerintah, tutur Kalla, akan berupaya meningkatkan ekspor sumber daya alam dan coba menurunkan impor yang tidak perlu.

Di sisi lain, peningkatan lokal konten juga perlu ditingkatkan sehingga industri tak banyak mengimpor barang.

Selain itu, pemerintah juga meminta agar ekspor dilakukan secara efesien. Sebab, uang hasil ekspor banyak disimpan di luar negeri.

Padahal, kalau dana itu disimpan di bank di dalam negeri atau Bank Indonesia, maka dana itu akan menambah ketersediaan dana di dalam negeri.

"Ya, selama itu disimpan di bank nasional atau di BI enggak apa-apa cadangan kita baik. Itu akan memperkuat rupiah kalau cadangan baik," kata Kalla. (Yoga Sukmana)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rupiah Anjlok, Kalla Minta Masyarakat Tak Impor Ferrari, Parfum Mahal, Tas Hermes"

Editor: Restudia
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved