Pilpres 2019

Reaksi Kubu Prabowo-Sandiaga Uno Atas Sikap Demokrat yang Bebaskan Pilihan Kadernya di Pilpres 2019

Partai Demokrat membebaskan kadernya memilih Jokowi-KH Ma'ruf Amin atau Prabowo-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

Reaksi Kubu Prabowo-Sandiaga Uno Atas Sikap Demokrat yang Bebaskan Pilihan Kadernya di Pilpres 2019
Tribunnews/JEPRIMA
Bakal calon Presiden Prabowo Subianto beserta bakal calon wakil Presiden Sandiaga Unp saat mengunjungi kediaman Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (12/9/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Partai Demokrat membebaskan kadernya memilih Jokowi-KH Ma'ruf Amin atau Prabowo-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

Mengenai hal ini, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade enggan menanggapi sikap Partai Demokrat tersebut.

Hal itu disampaikan Andre menanggapi pernyataan Ketua Komisi Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas yang menyatakan partainya membebaskan pilihan capres kepada para kader.

Padahal, Demokrat adalah salah satu parpol yang tergabung dengan koalisi pengusung pasangan Prabowo-Sandiaga.

Baca: BKN : Kebijakan Baru untuk Tes CPNS 2018 Pasca Peserta Banyak Tak Lolos Passing Grade

Baca: Sandiaga Uno Dituntut Minta Maaf Usai Langkahi Makam Pendiri NU Jelang Pilpres 2019

Baca: Jadwal Hong Kong Open 2018 Selasa (13/11), Marcus/Kevin, Jonatan Cristie, Ginting, Owi Main

Baca: Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Timor Leste Piala AFF 2018, Gavin Kwan Dimainkan Pelatih

"Ya biarin masyarakat menilai saja (sikap Demokrat). Setiap pilihan pasti ada konsekuensinya. Kalau begitu, kan, masyarakat tahu juga," kata Andre saat dihubungi, Senin (12/11/2018).

Ia mengatakan, sikap Demokrat itu bisa jadi merupakan strategi untuk menghadapi Pileg 2019 sehingga pihaknya pun menghormati.

Ia pun enggan mengomentari lebih jauh sikap partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.

Saat ditanya apakah pihaknya tak khawatir koalisi Prabowo-Sandiaga dicitrakan tak solid di publik, ia menjawab koalisi mereka sangat solid.

"Kami solid, kok. Kalau kami kerja selama ini partai-partai yang kerja solid, kok. Biar masyarakat yang menilai," lanjut dia.

Sebelumnya Ibas mengatakan mengetahui ada kader partai yang mendukung pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Padahal, Demokrat secara resmi mengusung pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Baca: Jadwal Liga Champion Matchday 5 - AS Roma vs Real Madrid, Juventus vs Valencia, PSG vs Liverpool

Baca: Respons Kubu Jokowi-KH Maruf Amin Usai Partai Demokrat Bebaskan Pilihan Kadernya di Pilpres 2019

Baca: Syahrini Kabarnya Didekati Reino Barack, Luna Maya : Saya yang Kenalin Mereka

"Kita sudah sangat mengetahui, survei internal Partai Demokrat menyatakan memang mayoritas memilih Pak Prabowo, tetapi ada juga yang sesuai dengan kultural wilayah setempat itu memilih Pak Jokowi," tutur Ibas saat ditemui di sela-sela acara Pembekalan Caleg DPR RI Partai Demokrat di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (11/11/2018).

Ibas menambahkan, Demokrat adalah partai yang demokratis. Pilihan dukungan untuk pilpres menurutnya adalah urusan masing-masing kader sebagai individu.

Oleh karena itu, kata dia, tidak akan ada hukuman yang dijatuhkan pada kader yang memiliki pilihan berbeda soal capres dan cawapres.

"Sekarang kita tidak bisa memberikan punishment, kita hanya bisa menyerukan, tetapi kalau memberikan punishment tidak bisa," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tim Prabowo-Sandi: Biarkan Masyarakat yang Menilai Sikap Demokrat

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved