Berita Kalteng

Aparatur Pemerintahan Desa di Kabupaten Kapuas Dilatih Pengelolaan Keuangan Desa, Ini Pesan Bupati

Ratusan Aparatur Desa se-Kabupaten Kapuas dilatih Pengelolaan Keuangan Daerah Siskeudes versi 2.0 selama dua hari sejak Selasa (5/3/2019).

Aparatur Pemerintahan Desa di Kabupaten Kapuas Dilatih Pengelolaan Keuangan Desa, Ini Pesan Bupati
tribunkalteng.com/fadly setia rahman
Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat didampingi istri Ary Egahni saat membuka kegiatan pelatihan Aparatur Pemerintahan Desa Dalam Bidang Pengelolaan Keuangan Daerah, Rabu (6/3/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Ratusan Aparatur Desa se-Kabupaten Kapuas dilatih Pengelolaan Keuangan Daerah Siskeudes versi 2.0 selama dua hari sejak Selasa (5/3/2019) kemarin, hingga Rabu (6/3/2019).

Kegiatan dibuka secara langsung oleh Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat didampingi istri Ary Egahni Ben Bahat bertempat di Aula Bappeda Kabupaten Kapuas.

Bupati Kapuas dalam sambutannya mengatakan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa beserta turunannya antara lain Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 tentang pengelolaan keuangan desa.

Dimana sistem pengelolaan keuangan desa yang berbasis aplikasi. Sistem ini dapat mempermudah perangkat desa secara khusus bendahara desa untuk mengelola dana yang telah diterima oleh Pemerintah Desa.

Baca: Gubernur Sebut Pengusaha Tambang Nangis-nangis Saat Tongkang Ditahan, Tunggak Royalti Rp 12 Miliar

Agar lebih tertib administrasi dan dapat dipertanggungjawabkan secara efektif, efisien dan mengedepankan transparansi serta partisipasi masyarakat sehingga kepala desa lebih mudah untuk mendorong percepatan pembangunan di desanya.

"Kunci keberhasilan pelaksanaan pembangunan terutama di desa yang dilaksanakan oleh Kepala Desa dan Aparat Pemerintah Desa adalah adanya keterbukaan (transparan), keterlibatan masyarakat (partisipasi) dan kegunaan yang langsung menyentuh hajat hidup masyarakat desa," jelasnya

Pada kesempatan itu orang nomor satu di Kabupaten Kapuas berpesan kepada seluruh peserta kegiatan pelatihan agar memperhatikan dengan seksama materi yang diberikan oleh narasumber, dan tidak ragu untuk bertanya kepada narasumber apabila ada materi yang belum dipahami.

Di tempat yang sama Kepala perwakilan BPKP Kalimantan Tengah, Herman Hermawan menjelaskan fungsi dari pembuatan aplikasi ini untuk memberitahukan kepada masyarakat digunakan untuk apa saja dana desa itu. Dari mana sumbernya dan disalurkan kemana saja dana desa tersebut.

Selain itu aplikasi ini juga bertujuan untuk mempermudah kepala desa dalam proses pencatatan dana desa.

"Aplikasi Siskeudes ini selain untuk mengelola dana desa, juga bertujuan untuk  mengelola beberapa perampatan-perampatan yang lain seperti bantuan dari APBD baik itu dari provinsi maupun kabupaten, sumbangan dari pihak ketiga dan lain sebagainya," terangnya.

Baca: Tongkang Batu Bara Hantam Kapal dan Kelotok di DAS Barito, Ini Kata Nakhoda Tugboat

Halaman
12
Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved