Berita Banjarbaru

Gunana Teknologi Sistem Solar Cell, Ikan Bisa Hidup di Air IPAL RSU Al Mansyur Medika

Air limbah dari proses Instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dari Rumah Sakit Al Mansyur Medika bisa digunakan untuk menyiram tanaman.

Gunana Teknologi Sistem Solar Cell, Ikan Bisa Hidup di Air IPAL RSU Al Mansyur Medika
banjarmasinpost.co.id/aprianto
IPAL dengan teknologi terbaru tenaga surya Rumah Sakit Al Mansyur Medika, Banjarbaru. 

BANJARMASIN POST.CO ID, BANJARBARU- Air limbah dari proses Instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dari Rumah Sakit Al Mansyur Medika bisa digunakan untuk menyiram tanaman.

Tidak hanya itu, air hasil dari Limbah IPAL juga sudah diuji coba dengan ikan. Air hasil proses IPAL ternyata mampu digunakan untuk kolam mini ikan dan ikan bisa bertahan hidup.

IPAL baru yang dibangun ini sudah menggunakan teknologi terbaru dengan sistem Solar Cell/Panel Surya, Reverses Osmosis (RO), Ultraviolet Ligth (UV), Nano Filter, Sand Carbon Active Filter,  Aerob dan Anaerob.

Direktur RS Al Mansyur Medika Hj Nur Lenny Saleh mengatakan IPAL yang dibangun sudah menggunakan teknologi yang canggih.

"Melihat kondisi di Kalsel, IPAL yang kita bangun menggunakan panel Surya sehingga hemat listrik dan ramah lingkungan," katanya, Selasa, (16/4/2019).

Baca: Peringatan Ustadz Abdul Somad ke Saksi TPS, Roy Kiyoshi Ramal Pilpres 2019, Prabowo atau Jokowi?

Baca: BKD Kalsel Bukan Lelang Jabatan Disperkim dan Dispora, Ini Penjelasan Kepala BKD Perkasa Alam

Baca: Warga Pinggiran Banjar Antusias Sambut Pemilu 2019, Begini yang Mereka Lakukan

Dalam satu hari, IPAL itu mampu memproduksi limbah rumah sakit bentuk cair baik dari limbah Laundry, kamar operasi, laboratorium, limbah dafur yang berbentuk cair.

"Dalam satu hari kapasitas produksi IPAL baru ini bisa memproses limbah mencapai 15 kubik perhari atau 15 ribu liter limbah cair," katanya.

Rey Zebua selaku Owner Global Fasco mengatakan bahwa IPAL dengan panel tenaga surya itu menggunakan sistem sensor dan sistem digital.

"Setelah tangki penuh, maka secara otomatis IPAL akan menyala. Daya tampung listriknya mencapai 3000 Watt dan memiliki mesin penyimpan dan alat indikatornya," jelasnya.

Dia mengklaim bahwa IPAL dengan panel Surya dengan sistem otomatis itu satu-satunya di Indonesia dengan hasil air yang begitu jernih.

"Hasilnya begitu jernih. Air hasil proses IPAL juga tidak berbau meski dari cairan limbah. Bisa digunakan untuk menyiram tanaman. Selain itu, indikator bahwa air dari proses IPAL tidak berbahaya dengan bukti ikan bisa hidup dengan air proses IPAL," jelasnya. (banjarmasinpost.co.id/Rian)

Penulis: Aprianto
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved