Keutamaan Baca Alquran
RAMADAN itu bulan Alquran. Pembaca Alquran akan mendapatkan sejumlah keutamaan,
Oleh: KH Husin Naparin
RAMADAN itu bulan Alquran. Pembaca Alquran akan mendapatkan sejumlah keutamaan, yaitu:
1. Mendapatkan ciri sebagai seorang beriman. Allah SWT berfirman yang artinya: Orang-orang yang telah Kami berikan Al-Kitab kepadanya, mereka membacanya dengan bacaan yang sebenarnya, mereka itu beriman kepadanya (QS. Al-Baqarah 121).
2. Dibuatkan dinding perantara dari orang-orang tidak beriman, Allah SWT firman yang artinya: Dan apabila kamu membaca Alquran niscaya Kami adakan antara kamu dan orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, suatu dinding yang tertutup (QS. Al-Israa 45).
3. Mendapatkan obat jiwa dan rahmat. Allah SWT berfirman yang artinya: Dan Kami turunkan dari Alquran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman ...” (QS. Al-Israa 82).
4. Mendapatkan ketenangan lahir batin. Allah SWT berfirman yang artinya: Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Alquran yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang, gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan Kitab itu dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. dan barang siapa yang disesatkan Allah, niscaya tak ada baginya seorang pemimpinpun (QS Az-Zumar 23).
Sementara itu, di dalam hadis-hadis diterangkan bahwa qari’ (pembaca) Alquran akan mendapatkan sejumlah keutamaan lain, yaitu:
1. Mendapatkan syafaat dari Alquran itu sendiri. Nabi SAW bersabda yang artinya: Bacalah Alquran, nanti di hari kiamat ia akan datang memberikan syafaat kepada pembacanya (HR. Muslim).
2. Mendapatkan predikat umat terbaik. Nabi SAW bersabda yang artinya: Sebaik-baik orang di antara kamu adalah orang yang belajar Alquran dan mengajarkannya (HR. Bukhari Muslim).
3. Terhindar dari penyakit pikun. Nabi SAW bersabda yang artiny: Barang siapa yang membaca Alquran (secara terus-menerus) tidak akan terjerumus kepada pikun (HR. Muslim).
4. Mendapatkan pengakuan Allah SWT sebagai ahlullah (keluarga Allah SWT). Rasul SAW menerangkan bahwa “Allah SWT mempunyai dua keluarga yaitu Ahlul-Qur’an (pembacanya) dan orang-orang terkemukanya.” (HR. Nasa’i dan Ibnu Majah)
5. Mendapatkan ketenteraman. Nabi SAW bersabda yang artinya: Tidaklah berkumpul suatu kaum di rumah Allah untuk membaca dan mempelajari kitab Allah di antara mereka, melainkan turun kepada mereka ketenteraman, mereka dikelilingi oleh para malaikat dan Allah SWT membanggakan mereka di sisi-Nya. (HR. Muslim).
6. Mendapatkan kebajikan yang banyak. Nabi SAW bersabda yang artinya: Barang siapa membaca satu huruf Alquran kepadanya satu kebajikan dan satu kebajikan sepuluh kali lipat, aku tidak mengatakan alif lam mim satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan mim satu huruf. (HR. Tirmidzi).
7. Mendapatakan martabat yang tinggi di akhirat. Nabi SAWmenerangkan bahwa : Orang yang membaca Alquran, di akhirat disuruh lagi membacanya; dan martabatnya adalah akhir bacaannya (HR. Abu Daud, Ibnu Majah, Ibnu Hiban dan Tirmidzi).
8. Mendapatakan kedekatan dengan para malaikat. Nabi SAW bersabda yang artinya: Orang yang mahir membaca Alquran bersama malaikat yang mulia lagi baik, orang yang membaca Alquran terbata-bata karena sulit akan mendapatkan dua pahala (HR. Bukhari Muslim).
9. Mendapatkan predikat orang yang taat. Nabi SAW bersabda yang artinya: Barang siapa yang membaca Alquran seratus ayat di malam hari tercatat sebagai orang yang taat dan terjauh daripada lalai (HR. Hakim dan Ibnu Huzaimah).
10. Mendapatakan anugerah paling utama yang didapatkan oleh orang yang berdoa.
Nabi SAW menerangkan bahwa: Barang siapa yang sibuk membaca Alquran sehingga tidak sempat berdoa maka Aku (kata Allah SWT) akan memberikan kepadanya apa yang paling utama akan Aku berikan kepada mereka yang berdoa (HR. Tirmidzi). (*)