Krisis (Karakter) Pemimpin Indonesia?
Tentu kita mafhum seorang pemimpin merupakan ujung tombak sebuah organisasi, baik besar maupun kecil.
Seperti yang diungkapkan oleh Erry Riyana Hardjapamekas (mantan ketua KPK) bahwa “Karakter bangsa sangat tergantung pada keteladanan para pemimpin, yang sejatinya muncul secara alami, sering kali spontan, dan menghasilkan citra. Bukan merancang citra seolah spontan, seakan alami, namun tak asli.”
Inilah penyakit yang menggerogoti bangsa Indonesia tercinta ini. kepemimpinan yang ada penuh dengan imitasi. Kepura-puraan yang semakin tercium akal bulusnya. Bangsa yang besar rapuh karena pemiliknya sendiri. Betapa tidak bersyukurnya pejabat korup bangsa Indonesia ini, diberikan surga dunia yang segalanya ada di Indonesia, namun dengan serakah perut-perut tertentu melahapnya sendiri, bahkan melahap perut-perut kecil agar tidak meminta bagian.
Pada akhirnya, tanpa sebuah karakter kepemimpinan yang kuat, politik negara hanyalah ekspresi dari relasi kuasa elite. Kekuasaan hanya menjadi parodi yang menyedihkan, dan negara tak lebih dari altar judi para birokrat pencuri dan politisi pemburu rente (rent seeking and power seeking politician) untuk melancarkan aksinya. Mr.President, Show your real character! Wallahu a’lam bish-shawab. (*)