Berita Banjarmasin

Pembangunan Gedung Rusunawa Selesai, Pemko Banjarmasin Masih Menunggu Ini

Pembangunan Gedung Rusunawa di Muara Kelayan, Kota Banjarmasin, Kalsel kini sudah rampung. Namun tinggal penyediaan pengisian

Pembangunan Gedung Rusunawa Selesai, Pemko Banjarmasin Masih Menunggu Ini
Banjarmasinpost.co.id/isti Rohayanti
Gedung Rusunawa di Muara Kelayan, Kota Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN- Pembangunan Gedung Rusunawa di Muara Kelayan, Kota Banjarmasin, Kalsel kini sudah rampung. Namun tinggal penyediaan pengisian perabotan pada tiap ruangan yang terdapat pada gedung lima lantai itu.

Meski begitu, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kumuh Kota Banjarmasin, Ahmad Fanani Saefuddin masih belum mengetahui kapan bangunan tersebut akan dimanfaatkan.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kumuh Kota Banjarmasin, Ahmad Fanani Saefuddin
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kumuh Kota Banjarmasin, Ahmad Fanani Saefuddin (Banjarmasinpost.co.id/isti Rohayanti)

Kepada banjarmasinpost.co.id, Rabu (30/1/2019), ia mengatakan masih belum ada penyerahan pengelolaan dari Pemerintah Pusat yang bertanggung jawab atas proyek tersebut kepada Pemko Banjarmasin. Sehingga pihaknya pun masih belum bisa memastikan kapan digunakan tempat tersebut.

Baca: Kondisi Terkini Ahmad Dhani Saat di Penjara, Ini Curhat Mulan Jameela dan Komentar Maia Estianty

Baca: BREAKING NEWS - Dua Warga Kecamatan Dadahup Kapuas Tewas Diduga Usai Minum Miras Oplosan

Baca: Jelang MotoGP 2019 - Berduet di Aprilia, Aleix Espargaro Merasa Lebih Berani dari Andrea Iannone

"Untuk pemanfaatan dan sebagainya kami masih belum bisa, karena masih milik pemerintah pusat," ujar Fanani.

Setelah penyerahan nanti ucap Fanani tidak serta merta bisa difungsikan. Karena pihaknya juga perlu menyediakan personil untuk pengawasan bangunan. Selain itu perlu adanya SK Wali Kota Banjarmasin serta ketentuan tarif dan siapa yang berhak tinggal.

Diterangkan olehnya, memang telah ada yang mengajukan keinginan untuk tinggal di Rusunawa itu. Namun pihaknya sama sekali belum membuka pendaftaran untuk menghuni gedung tersebut.

Bahkan ujar Fanani, tarif pun belum ditentukan serta masih belum ada persyaratan yang disediakan untuk warga yang berminat.

Terlepas dari itu, ia pun menerangkan keberadaan rusunawa di Kota Banjarmasin untuk menangani kumuh.

Sebutnya, terlihat jelas bangunan yang dulunya secara horizontal kemudian dibersihkan dan menjadi bangunan baru yang lebih permanen.

(Banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved