Opini Publik

Bravo ULM

Keberhasilan ULM menggapai akreditasi A ini bukan pekerjaan yang didapatkan dengan mudah melainkan hasil kerja keras kolektif selama bertahun-tahun.

Editor: Elpianur Achmad
capture /banjamasin Post
Harian Banjarmasin Post Edisi Rabu (20/3/2019) 

OLEH : PROF DR IR MUHAMMAD AHSIN RIFA’I
Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) ULM

Perjuangan panjang sivitas akademika Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk mendapatkan status akreditasi institusi tertinggi akhirnya membuahkan hasil. Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) telah memutuskan memberikan Peringkat Akreditas A (Unggul/Sangat Baik) dengan nilai 365, kepada institusi ULM sesuai pengumuman Dewan Eksekutif BAN-PT di laman http://sapto.banpt.or.id pada tanggal 19 Maret 2019.

Keputusan ini diberikan setelah adanya kunjungan/asesmen lapangan tim asesor nasional BAN-PT sebanyak 6 orang, pada tanggal 24 – 26 Februari 2019.

Tim asesor diketuai oleh Prof Dr Ir Marwan dari Universita Syah Kuala (Unsyiah), beranggotakan Prof Dr Ir Sahid Susanto MSi dari Universitas Gajah Mada (UGM), Prof Dr Nadra MS dari Universitas Andalas Padang, Prof Drs Bambang Agus Pramuka MAcc PhD Ak dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Dr dr Bernadeta M Wara Kushartanti MS AIFO dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), dan Dr Ariyanti Saleh SKp MSi dari Universitas Hasanuddin (Unhas).

Waja Sampai Kaputing
Peringkat A yang telah diberikan BAN-PT ke ULM menjadikan satu-satunya Perguruan Tinggi di Kalimantan Selatan yang terakreditasi A. ULM menyusul Universitas Mulawarman (UNMUL) Samarinda yang lebih dahulu mendapatkannya pada tahun 2018. ULM dan UNMUL akhirnya menjadi Perguruan Tinggi pioner di provinsinya masing-masing terakreditasi A untuk wilayah Kalimantan.

Pencapaian peringkat akreditasi ini tentunya melalui perjuangan yang sangat panjang dan kerja keras seluruh sivitas akademika ULM selama 10 tahun terakhir, setelah tiga kali berturut-turut mengajukan akreditasi institusi dan belum berhasil mendapatkan peringkat akreditasi tertinggi.

Ketidakberhasilan itu bukan alasan untuk menyerah, malah menjadi cambuk dan kekuatan yang maha dahsyat untuk terus berusaha. “Haram manyarah”, “pantang melangkah mundur”, “waja sampai kaputing (Wasaka)”, “usaha sampai Akhir” menjadi motto pegangan dan ruh perjuangan.

Masih segar dalam ingatan kita pada tahun 2009 ULM untuk pertama kalinya mengajukan akreditasi institusi ke BAN-PT, namun hanya mampu mendapatkan peringkat Akreditasi C. Meskipun demikian, ULM saat itu menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi di Kalimantan yang berani mengajukan akreditasi ke BAN-PT dan terakreditasi.

Lima tahun kemudian yaitu tahun 2014, dengan modal berbagai pembenahan sistem mutu pendidikan tinggi, ULM kembali mengajukan reakreditasi dan berhasil meningkatkan peringkat menjadi B dengan skor nilai 318.

Pada 2016, ULM kembali mengajukan reakreditasi, namun belum berhasil dan kembali mendapatkan peringkat B dengan skor nilai yang lebih tinggi dari sebelumnya yaitu 338. Dua tahun kemudian, pada September 2018, ULM kembali mengajukan reakreditasi institusi ke BAN-PT dan alhamdulillah atas ijin Allah, impian seluruh sivitas akademika ULM termasuk alumni dan stakeholders diijabah oleh Allah SWT, ULM akhirnya terakreditasi A (unggul/sangat baik) dengan skor nilai 365.

Bravo ULM
Keberhasilan ULM mendapatkan peringkat A ini tidak terlepas dari upaya dan raihan kemajuan ULM selama ini. Pertama; Meredefinisi Visi Misi ULM yang jelas dan realistik, menjadi universitas yang terkemuka dan berdaya saing di bidang lingkungan lahan basah.

Strategi pencapaian visi misi yang dirancang dalam 4 milestones dengan sasaran dan indikator yang kongkret dan realistis yang selanjutnya dituangkan ke dalam Rencana Induk Pengembangan (RIP), Rencana Strategis (Renstra) dan Rencana Operasional (Renop). ULM punya mimpi akan terkemuka dan berdaya saing di bidang lingkungan lahan basah di level Asia Pasifik pada tahun 2027.

Kedua; Melakukan perbaikan dan meningkatan sistem tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan, dan sistem penjaminan mutu internal. ULM telah berhasil melakukan reformasi birokrasi yang transparan dan akuntabel serta implementasi sistem penjaminan mutu internal yang berkelanjutan dan melekat di setiap aras sesuai amanah UU 12/2012.

ULM di bawah Lembaga Penjaminan Mutu telah membentuk Unit Penjaminan Mutu di level Fakultas dan Gugus Penjaminan Mutu di level Program Studi. ULM telah berhasil merumuskan dan menetapkan dokumen mutunya dalam bentuk kebijakan SPMI, Standar SPMI, Manual SPMI, dan Formulir/IK SPMI dan implementasinya terhadap penyelenggaraan tri dharma.

Secara berkala setiap tahun, seluruh penyelenggaraan pendidikan tinggi di ULM diaudit melalui Audit Mutu Internal (AMI) secara online oleh auditor internal bersertifikat AMI untuk memastikan implementasi penyelenggaraan pendidikan tinggi sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Buah implementasi sistem penjaminan mutu internal, ULM telah berhasil menjadikan 21 program studi terakrediasi A dan 62 terakreditasi B dari BAN-PT.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved