Tajuk

Pertahankan Kampung Air

Kabar gembira menghampiri warga Kampung Bromo. Sebuah ‘kampung air’ yang masuk wilayah Kelurahan Mantuil, Banjarmasin Selatan.

Pertahankan Kampung Air
khairil rahim
Seluruh finalis Pemilihan Putri Pariwisata Kalsel 2018 menikmati matahari terbenam di Pulau Bromo Mantuil kota Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kabar gembira menghampiri warga Kampung Bromo. Sebuah ‘kampung air’ yang masuk wilayah Kelurahan Mantuil, Banjarmasin Selatan atau berjarak sekitar 3 Km dari Kota Banjarmasin.

Mimpi mereka agar mempunyai akses langsung dengan Kota Banjarmasin tidak lama lagi bakal terwujud.

Selama ini warga Pulau Bromo sulit berhubungan ke pusat kota lantaran tak memiliki akses infrastruktur berupa jembatan. Untuk menuju kampung yang berupa delta (pulau sungai) tersebut, warga hanya mengandalkan kendaraan air seperti kelotok, feri, speedboat atau perahu sejenis.

Ya, Pemko Banjarmasin akan membangun jembatan gantung penghubung Pulau Bromo dengan Kota Banjarmasin.

Bahkan Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menyebutkan, perencanaan jembatan gantung untuk Pulau Bromo dibuat tahun ini.

Rencananya, jembatan gantung ini dibangun dengan lebar 1,64 meter dan panjang jembatan 100 meter. Jembatan ini dirancang bisa bertahan selama 50 tahun.

Jika pembangunan jembatan gantung ini bisa terealisasi, tentu akses ke luar masuk Pulau Bromo lebih mudah dan tidak bergantung pada alat transportasi air.

Diharapkan ketertinggalan fasilitas Pulau Bromo di sektor pendidikan dan kesehatan bisa segera teratasi dan bisa lebih ditingkatkan.

Selain membantu aktivitas warga setempat, keberadaan jembatan gantung nantinya diharapkan bisa lebih memudahkan mengembangkan Pulau Bromo sebagai salah satu destinasi wisata andalan Banjarmasin.
Namun, keberadaan jembatan gantung nanti jangan sampai menghilangkan ciri khas Pulau Bromo sebagai ‘kampung air’.

Penataan Pulau Bromo perlu dilakukan agar nantinya menjadi salah satu destinasi wisata sungai yang bisa menyedot wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Namun penataan harus tetap mempertahankan keasrian Pulau Bromo dengan berbagai macam budaya air dan khas Banjar.

Adalah satu ide atau inovasi yang positif jika Pulau Bromo sebagai ‘kampung air’ bakal dilengkapi dengan sarana dan prasarana pendukung seperti warung terapung, restoran terapung, rumah terapung atau mungkin penginapan terapung.

Tapi tentunya, rencana pemerintah membangun jembatan gantung di Pulau Bromo harus mendapatkan dukungan dari warga sekitar sebagaimana diutarakan Wali Kota, Ibnu Sina.

Tanpa dukungan dari warga setempat, upaya membangun dan mengembangkan Pulau Bromo yang disebut Ibnu Sina sebagai ‘surga tersembunyi’ di Banjarmasin susah terwujud. (*)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved