Berita Regional

Jadi Sasaran Pelaku Pecah Mobil di Kotabumi, Uang Jualan Sembako Toni Raib Digondol Pelaku

Aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil kembali terjadi di Kotabumi, Lampung Utara.

Jadi Sasaran Pelaku Pecah Mobil di Kotabumi, Uang Jualan Sembako Toni Raib Digondol Pelaku
TribunLampung/Anung Bayuardi
Pencurian dengan modus pecah kaca kembali terjadi di Lampung Utara dan berhasil gasak Rp 100 juta 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABUMI - Aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil kembali terjadi di Kotabumi, Lampung Utara.

Pelaku memecah kaca mobil Toni (38) dan menggasak uang sebesar Rp 100 juga milik pria yang tinggal di Jalan Jendral Sudirman, Kotabumi Rabu lalu sekitar pukul 22.00 WIB.

Menariknya, tempat kejadian perkara (TKP) kasus modus pecah kaca tersebut hanya berjarak sekitar 100 meter dari pos polisi di Pasar Dekon Kotabumi.

“Saya no comment dulu. Jangan disebarkan dulu,” kata Kasatreskrim Polres Lampung Utara AKP M Hendrik Apriliyanto, Jumat (23/8/2019).

Baca: Kedapatan Bawa Pisau Belati di Balangan, Pria Ini Diamankan Anggota Polsek Paringin

Baca: 12 Jam di atas Perahu Karet, Penumpang KM Santika Nusantara Ceritakan Pengalaman Mencekam di Laut

Baca: Pansel KPK Enggan Jawab Soal Adanya Capim KPK yang Diduga Terima Gratifikasi tetapi Diloloskan

Toni  mengatakan, peristiwa tersebut terjadi seusai pulang dari tokonya terletak di Wonogiri, Kelapa Tujuh, Kotabumi Selatan. Sebelum pulang ke rukonya, mampir ke warung dekat kantor kejaksaan.

“Saya langsung pulang ke ruko, habis mampir warung. Saya tidak mengetahui secara pasti kejadian,” ujarnya saat ditemui usai melapor ke Polres lampung Utara Kamis kemarin.

Toni menambahkan, melihat kaca mobil miliknya Toyota Hilux BE 8842 BI sebelah kiri telah pecah. Pelaku mengambil uang di dalam tas yang diletakkan di jok sebelah kiri.

“Pelaku sempat saya lihat parkirkan motornya di pojokan halaman ruko sebelum kabur bawa uang. Tapi tidak di ketahui jelas ciri-cirinya, pelakunya pakai helm full face,” ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, Ia menderita kerugian Rp 100-an juta. Toni menerangkan, uang itu hasil usaha menjual sembako dan plastik dalam sehari.

“Saya juga belum bisa cerita panjang lebar. Saya masih shock,” katanya.

Halaman
12
Editor: Hari Widodo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved