Berita Banjarbaru

Realisasi Pajak dan Retribusi Capai Rp 92 Miliar, Sektor Pajak dan Hiburan Dongkrak PAD Banjarbaru

Hingga akhir Agustus, realisasi pendapatan Kota Banjarbaru sudah mendapatkan Rp 92 Miliar rupiah dari target Rp116 miliar pada 2019 ini.

Realisasi Pajak dan Retribusi Capai Rp 92 Miliar, Sektor Pajak dan Hiburan Dongkrak PAD Banjarbaru
Dari Satpol PP Banjarbaru untuk BPost
Ilustrasi-Tempat Karaoke di Banjarbaru saat diperiksa oleh Satpol 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARBARU - Badan Pengelola Pajak & Retribusi Daerah (BP2RD) Banjarbaru terus berupaya merealisasikan target perolehan pajak dan retribusi 2019.

Berdasarkan data dari BP2RD Kota Banjarbaru, hingga akhir Agustus tadi sudah mendapatkan Rp 92 Miliar rupiah dari target Rp116 miliar pada 2019 ini.

Artinya, target pajak dan retribusi masih dikisaran 78 persen dari target yang ingin dicapai. Sementara, waktu yang tersisa masih sekitar tiga bulan.

Kepala BP2RD Kota Banjarbaru Rustam Effendi mengatakan pihaknya optimistis bisa mencapai bahkan melebihi target hingga akhir tahun nanti.

Baca: Sumpah Baim Wong & Lucky Perdana di Bawah Alquran Jadi Tantangan Izzhy Diagla di Kasus Wanprestasi

Baca: Hasil Sementara Babak Kedua Martapura FC vs Persis Solo, Mario Aibekop Bawa MFC Unggul 2-0

Baca: Dianugrahi Gelar Galuh Niaga Mayangsari, Deputi Gubernur BI Rosmaya Hadi Jalani Prosesi Tapung Tawar

Baca: Penampakan Ratusan Pesawat Pasca BJ Habibie Dimakamkan, Juga Muncul di Kuburan Presiden Ke-3 RI

"Sejumlah sektor pajak dan restribusi bahkan sudah ada yang melebihi target. Seperti dari sektor pajak hiburan," katanya, Jumat, (13/9/2019).

Selain itu, banyaknya penyelenggara acara atau event di Kota Banjarbaru juga ikut membantu pendapatan pajak dan retribusi.

Adanya event kegiatan di Banjarbaru khsusnya yang menggunakan karcis tidak hanya diuntungkan dari sewa lahan atau tempat. Namun secara pajak daerah, Kota Banjarbaru turut diuntungkan.

"Semakin banyak event yang digelar di Banjarbaru, juga ikut mendongkrak pendapatan pajak dan retribusi dari penyelenggaraan acara," lanjutnya.

Selain itu, dari pendapatan pajak di sektor hiburan, hingga Agustus sudah melebihi target awal. Padahal dua tahun terakhir pada 2017 dan 2018, dari sektor hiburan tidak pernah mencapainya target.

"Pajak Hiburan tahun ini ditarget Rp4,032 Miliar. Hingga saat ini, sudah terealisasi Rp 4,453 Milia. Sudah terealisasi dan melewati lebih dari 400 juta rupiah," ujarnya lagi.

Kepala Badan Pengelola Pajak dan Restribusi Daerah (BPPRD) kota Banjarbaru, Rustam Effendi
Kepala Badan Pengelola Pajak dan Restribusi Daerah (BPPRD) kota Banjarbaru, Rustam Effendi (banjarmasinpost.co.id/nia kurniawan)

Adanya pencapaian itu, memang ada beberapa faktornya, salah satunya yakni banyaknya event-event di Banjarbaru, khusus yang ada mengunakan karcis atau tiket masuknya.

Semakin banyak acaranya di Banjarbaru, semakin bernilai positif untuk pemasukan dari sektor pajak retribusi dari event yang berlangsung.

Baca: Bukan Kasus Ikan Asin! Awal Mula Perseteruan Hotman Paris & Farhat Abbas, Vicky Prasetyo Penyebabnya

Baca: Hadapi Bencana Asap Karhutla dan Kekeringan, Kemenag Kalsel Bentuk Satgas Doa, Ini Perannya

Baca: Usai Salat Jumat, Bupati dan MUI Imbau Jamaah Seluruh Masjid di HSS Salat Hajat Minta Hujan

Selain itu, adanya bioskop di Q Mall Banjarbaru juga ikut mendongkrak pajak hiburan di tahun ini.

"Bioskop memakai sistemnya tiket dan di sana ada pajak daerahnya. Apalagi pengunjung dan penontonnya ramai sekarang, jadi bioskop ini cukup ikut mendongkar retribusi pajak," tambahnya.

Sektor pajak hiburan tidak hanya dari event hiburan dan bioskop. Masih ada sektor lain seperti usaha Karaoke, wahana bermain, futsal, bilyard serta tempat spa. (banjarmasinpost.co.id/aprianto)

Penulis: Aprianto
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved