Tajuk
Jangan Tertipu Lagi
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan, rencana pendaftaran CPNS dibuka pada Oktober 2019 ini (Kompas 19/8/2019).
BANJARMASINPOST.CO.ID - PEMERINTAH akan membuka pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019. Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan, rencana pendaftaran CPNS dibuka pada Oktober 2019 ini (Kompas 19/8/2019).
Bima melanjutkan perekrutan CPNS pada tahun ini masih menunggu persetujuan Presiden Joko Widodo.
Berbicara tentang CPNS adalah berbicara tentang harapan dari para pencari pekerjaan dari banyak kalangan dengan batas usia produktif. CPNS jadi jalan keluar bagi para pencari kerja untuk bisa menduduki posisi di pemerintahan dengan jaminan hidup yang menggiurkan.
Para pegawai akan dimanjakan dengan berbagai tunjangan yang didapat hingga selesainya masa kerja atau biasa dikenal dengan pensiun.
CPNS juga jadi pilihan para orangtua untuk mendorong putra/putrinya agar bisa menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Dengan bayangan terjaminnya hidup.
Fasilitas inilah yang kemudian banyak menutup mata orangtua terutama pada penawaran meloloskan anaknya menjadi PNS.
Penipuan dengan modus perekrutan CPNS berinisial HM alias Bima bisa meraup Rp 5,7 miliar dari 99 korban yang tersebar di seluruh Indonesia. Bukan angka yang sedikit. Para korban bisa menyetor antara Rp 50 juta hingga Rp 100 juta demi iming-iming lolos CPNS.
Korban berasal dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, Jawa Barat, dan Banten (Kompas 14/8). Menariknya tersangka terciduk di rumah kontrakannya di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur pada 29 Juli 2019.
Atas empat laporan masyarakat yang masuk ke Polda Metro Jaya pada November 2015, Juni 2016, Agustus 2018, dan Oktober 2018
Siapakah yang mudah tertipu? Jawabannya yang benar-benar ingin jadi PNS tanpa ada usaha untuk bisa lolos dengan cara yang sebenarnya.
Kemungkinan para korban tidak mengetahui informasi tes CPNS yang kini diselenggarakan dengan cara sistem online.
Sistem ini pula yang akan digunakan di Kota Banjarbaru. Yakni sistem CAT BKN atau UNBK.
Peserta bisa langsung mengerjakan soal ujiannya di layar monitor komputer dan nilai hasil ujian akan langsung keluar.
Sistem ini adalah gebrakan dari KemenPAN RB untuk lebih mudah memantau pelaksanaan tes CPNS. Termasuk meminimalisasi kecurangan.
Tes serupa dinamakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) atau Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. Hasil ujian dikirim kembali dari server lokal ke server pusat secara online. Juga agar meminimalisasi kecurangan.
Bagi para orangtua dan calon pelamar CPNS, lebih baik mengetahui banyak informasi terkait CPNS. Agar terhindar dari modus penipuan. Terpenting, usaha yang dilandasi dengan kejujuran untuk meraih tujuan. Akan mendapatkan hasil yang sangat bernilai bagi perjalanan hidup seseorang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/pendaftaran-cpns-2019-bakal-dimulai-lagi.jpg)