Berita Banjarbaru

Gaung HCPSN Kurang Membumi di Kalsel, Ini Hasil Wawancara dengan Anggota Walhi Kalsel

Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) merupakan agenda tahunan yang diperingati setiap tanggal 5 November, tapi gaungnya dirasa kurang 'membumi'

Gaung HCPSN Kurang Membumi di Kalsel, Ini Hasil Wawancara dengan Anggota Walhi Kalsel
istimewa
Adenansi, SP, MS, Anggota Walhi Kalsel, alumni S2 Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) merupakan agenda tahunan yang diperingati setiap tanggal 5 November, tapi gaungnya dirasa kurang 'membumi'.

Hal ini ditegaskan Alumni S2 Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Adenansi, SP, MS.

Padahal makna yang tersirat dirasakannya vital, untuk meningkatkan kepedulian, perlindungan, pelestarian puspa dan satwa nasional tanpa kecuali di Kalsel serta untuk menumbuhkan dan mengingatkan akan pentingnya puspa dan satwa dalam kehidupan kita.

Baca: Dilaporkan Warga Lewat Si Harat, Pasangan Bukan Suami Isteri Ini Diamankan Ngamar di Kontrakan

Baca: Iuran Naik 100 Persen, Dirin Pedagang K5 di Pelaihari Terpaksa Turun Kelas BPJS

Berikut petikan wawancara BPost dengan seorang peneliti dan pemerhati yang juga Anggota Individu Walhi Kalsel, Anggota Sawit Wacth, dan Koordinator jaringan pemantau perdagangan satwa liar (Pantau) Kalsel ini :

- Pandangan Pian terkait HCPSN menurut Pian?
- HCPSN belum terlalu membumi, hampir tidak banyak orang mengetahui HCPSN ini, bukan orang kada peduli tapi saya rasa gaungnya kurang membumi. Sangat penting padahal, flora dan fauna itu indikator baik tidaknya suatu lingkungan, semakin beraneka ragam flora dan fauna tentu bagus lingkungannya. Ini vital sekali.

- Di antaranya apa yang membuat HCPSN ini dirasa kurang membumi?
- Saya rasa literatur masih kurang, semangat melakukan penelitian akan hal ini dirasakan masih minim. Memang tak mudah, butuh tekad dan kemauan keras didukung sumberdaya manusia dan dana. Kalau sumber daya alam semua sudah tersedia di Kalimantan selatan.

- Pernah ada pengalaman dalam melakukan penelitian?
- sampai sekarang masih, karena ada kepuasan batin dan suka. Semangat melakukan riset itu yang juga harus digaungkan, pengalaman saya di Kalsel pun data mengenai flora dan fauna itu dirasa masih minim. Saya tahun 2005 pernah meneliti di Meratus, juga tahun 2010. Hasilnya saya mendapat pengalaman baru yang luar biasa, bahkan penelitian saya lakukan di dua musim, musim kemarau dan hujan sebagai perbandingan. Ragam kupu-kupu, burung langka, beegai jenis ular ditemukan.

Baca: Perbankan Syariah Targetkan 100 Unit KPR Subsidi Hingga Akhir 2019

Baca: Jika Benar Iuran Naik, Effendi Acam Keluar Kepesertaan BPJS

- Dari hasil penelitian itu apa yang dapat Pian sampaikan?
- saya sampaikan disini, dan berharap penelitian disana jangan sampai sepi. Berharap pemerintah dan instansi terkait mendukung hal itu. Harapan kita penelitian mahasiswa juga ada diarahkan kesana, keanekaragaman Meratus.

- Apakah HCPSN ini sudah dikenal sejak dulu?
- Peringatan HCPSN sendiri pertama kali digagas pada tahun 1993 oleh Presiden Soeharto dengan mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 4 Tahun 1993. Dulu kami sebutnya hari satwa, bahasa kami saja itu. Kami rasa HCPSN masih dianaktirikan bila bicara hari besar. Tidak seperti hari bumi, hari hari lingkungan hidup lainnya, saya miris. Terlebih di Kalsel dalam upaya pelestarian, vital. Bila di Kalsel tak lestari, terus apa yang mau kita bicarakan lagi terkait Cinta Puspa dan Satwa. Pemerintah harus menggaungkannya di Kalsel.

- Sejauh mana pentingnya edukasi kepada masyarkat?
- Pentingnya edukasi kepada masyarakat terkait satwa dilindungi memang perlu disebarluaskan. Hal ini agar ke depannya masyarakat tidak terlibat dalam rantai perdagangan kejahatan satwa dan memperkokoh oknum yang meraup keuntungan dari ketidaktahuan masyarakat. (banjarmasinpost.co.id/Kur)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved