Berita Kesehatan
Lagi Viral, Benarkah Cara Cek Jantung dengan Air Es, Begini Penjelasan Dokter
Maraknya kasus serangan jantung belakangan ini membuat sebuah ilustrasi mengenai cara cek jantung dengan mudah menjadi viral
BANJARMASINPOST.CO.ID - Serangan penyakit jantung begitu menakutkan. Penderitanya setiap saat bisa saja mengalami serangan dan terancam kematian.
Seperti halnya yang dialami anggota Komisi I DPR RI Adian Napitupulu yang tiba-tiba saja pingsan saat melakukan kunjungan kerja ke Palangkaraya.
Maraknya kasus serangan jantung belakangan ini membuat sebuah ilustrasi mengenai cara cek jantung dengan mudah menjadi viral di antara masyarakat Indonesia.
Cara tersebut diawali dengan memasukkan es batu ke wadah berisi air. Setelah itu, kedua tangan dimasukkan ke dalam air dan es batu selama 30 detik.
• Arus Lalulintas di Pertigaan Kolonel Sugiono Banjarmasin Akan Diubah, Dishub Lakukan Ini
• Nyawer, Ayu Ting Ting & Ayah Hamburkan Uang Ratusan Ribu ke Pegawai, Umi Kalsum : Sudah Tradisi
• Kekayaanya 37,3 miliar dollar AS, Pria Terkaya di Indonesia Ini Tak Segan Makan di Pinggir Jalan
• Tulis Postingan Tak Pantas Berkaitan Adian Napitupulu, ASN Pemko Banjarbaru Dituntut Minta Maaf
Menurut ilustrasi tersebut, apabila jari memerah maka jantung aman. Sementara itu, bila jari menjadi pucat, maka artinya jantung tidak aman.
Namun, benarkah cara sederhana ini bisa menentukan kesehatan jantung?
Untuk mendapatkan jawabannya, Kompas.com menghubungi dr Ivan Noersyid, SpJP, dokter spesialis jantung dari RS Awal Bros Bekasi Timur, Kamis (19/12/2019) dan Prof Ari Fahrial Syam, Akademisi dan Praktisi Klinis pada Jumat (12/20/2019).
Baik Ivan maupun Ari sependapat bahwa ilustrasi tersebut tidak benar.
Ari mengatakan, (ilustrasi ini) hoaks. Tidak ada pemeriksaan ini di kedokteran.
Ivan pun mengatakan bahwa cara yang diilustrasikan tidak terbukti secara ilmiah, baik pada pustaka lama maupun pustaka baru.
Malah, Ivan berkata bahwa memeriksa jantung dengan cara itu bisa jadi berbahaya bagi pengguna karena secara medis tidak ada atau belum terbukti ilmiah.
Daripada menggunakan cara itu, Ivan lebih menyarankan untuk sadar akan faktor risiko akan penyakit jantung.
Sebagai contoh, untuk penyakit jantung koroner, faktor risiko meliputi usia di atas 40 tahun, memiliki penyakit diabetes melitus atau hipertensi, obesitas, meminum alkohol dan merokok.
Sementara itu, gejala dari penyakit jantung antara lain nyeri pada dada atau rasa berdebar-debar.
• Ayu Ting Ting Kalahkan Raffi Ahmad-Nagita Slavina, Hingga Syahrini & Luna Maya di Instagram 2019
• Kurangi Angka Stunting di Wilayahnya, Camat Pamukan Barat Akan Lakukan Terobosan ini
• Kenali 3 Penyakit yang Bakal Bikin Heboh di 2020 Selain Hepatitis A
Di samping mengetahui faktor risiko, cara termudah untuk mengecek kesehatan jantung adalah dengan memeriksa nadi sendiri. Pada saat ini, sudah ada berbagai bantuan alat seperti pada ponsel atau pada jam pintar yang dapat mempermudah pemeriksaan denyut nadi.
Untuk diketahui, denyut nadi normal mencapai 60-100 kali per menit. Bila denyut nadi Anda berada di luar batas normal, konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Viral Cara Cepat Cek Jantung dengan Air dan Es Batu, Ini Kata Dokter"
Penulis : Shierine Wangsa Wibawa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/ilustrasi-cara-cek-jantung-dengan-air-es-yang-menjadi-viral.jpg)