Berita Kesehatan

Disukai, Tetapi Ternyata Mie Instan Berbahaya Bagi kesehatan, Ini 3 Alasannya

Makanan instan ini sudah begitu familiar bagi keluarga di Indonesia. Anak-anak kecil, bahkan sangat gembira saat disodori makanan yang satu ini.

Editor: Hari Widodo
Shutterstock
Ilustrasi-mie instan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Makanan instan ini sudah begitu familiar bagi keluarga di Indonesia. Anak-anak kecil, bahkan sangat gembira saat disodori makanan yang satu ini.

Makanan instan bagi kebanyakan penduduk Asia, dianggap sama halnya nasi. Bahkan menganggap makanan ini sebagai makanan pokok.

Penduduk dunia pun sangat menyukai makanan yang kebanyakan diproduksi oleh bangsa Asia ini.

Makanan instan apa sih? Ya, mi instan.

Bagi kebanyakan orang di luar sana, menyiapkan mi instan hanya membutuhkan waktu kurang dari satu atau dua menit.

Daftar 33 Kata Mutiara & Ucapan Selamat Tahun Baru 2020 dalam Bahasa Inggris: Happy New Year 2020

Jaket Unik yang Dikenakan Presiden Jokowi Berasal dari Studio Seni ini, Jadi Langganan Sejak 2018

Ditemukan Tewas Dikebun Jagung, Pemandu Lagu Ini Terakhir Pamitan ke Ibunya dan Bilang Ini

Gerhana Matahari Cincin 26 Desember 2019, Ustadz Abdul Somad Cerita Gerhana Zaman Rasulullah

Hal ini memudahkan siswa, orang tua, dan pekerja penuh waktu untuk membuat makanan yang tidak memerlukan banyak usaha.

Namun, tanpa disadari yang terjadi adalah memakan mi instan adalah risiko yang mengancam jiwa.

Meskipun ada mitos umum seperti menambahkan sayuran ke dalam semangkuk mi instan untuk meningkatkan nilai gizi.

Masalah yang ditimbulkan adalah sesuatu yang tidak hanya bisa diatasi dengan makanan mentah tersebut.

Konon, seperti dilansir dari Medical Daily, berikut ini beberapa alasan mengapa makan mi instan bisa berdampak buruk bagi kesehatan seseorang.

1. Kesulitan dalam mencernanya

Mi instan dapat menyaring sistem pencernaan, mendorongnya untuk memecah mi olahan selama berjam-jam.

Ini dapat mengganggu kadar gula darah seseorang dan pelepasan insulin jika dikonsumsi terlalu cepat

Mi instan mendorong pencernaan menjadi lambat, karena sering mengonsumsi pengawet dan bahan kimia beracun lainnya.

Dalam jangka panjang, ini dapat menyebabkan paparan berlebih dari butiran hidroksanisol dan t-butil hidrokuinon.

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved