Berita Kesehatan
Disukai, Tetapi Ternyata Mie Instan Berbahaya Bagi kesehatan, Ini 3 Alasannya
Makanan instan ini sudah begitu familiar bagi keluarga di Indonesia. Anak-anak kecil, bahkan sangat gembira saat disodori makanan yang satu ini.
Dua bahan kimia itu biasa digunakan dalam produk untuk memperpanjang umur simpan.
Keduanya dapat menyebabkan kecemasan, asma dan diare.
2. Risiko penyakit jantung
Orang-orang yang selalu merencanakan cenderung makan mi instan beberapa kali seminggu.
Dalam penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Journal of Nutrition, terungkap bahwa orang yang mengonsumsi mi instan dalam jumlah yang tidak moderat memiliki risiko lebih tinggi mengalami sindrom metabolik.
Serangkaian gejala termasuk memiliki tekanan darah tinggi, kadar kolesterol HDL yang rendah, dan peluang lebih tinggi penyakit jantung, diabetes dan stroke.
• Pemerintah Siapkan Jalan Akses Baru ke Bandara Internasional Syamsuddin Noor, di Sini Lokasinya
• Polres Banjarbaru Tingkatkan Patroli di Kawasan Jalan ke Bandara, Pasca Ada Keluhan ini
• Heboh Kemunculan Anak Ular Kobra, Kucing Rumahan Ini Viral, Terkam dan Seketika Bunuh 2 King Kobra
3. Mengandung banyak garam
Tidak mengherankan jika mi instan mengandung banyak garam, yang dapat mempengaruhi kesehatan seseorang secara keseluruhan.
Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Hypertension pada tahun 2014, ditemukan bahwa konsumsi natrium makanan tinggi diakui sebagai salah satu faktor utama dalam tingkat kematian yang tinggi dalam 23 studi kasus terakhir.
Natrium tambahan ini juga dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan penyakit jantung. (K. Tatik Wardayati)
Artikel ini telah tayang di Kontan.id dengan judul Tiga alasan mengapa mi instan berbahaya bagi kesehatan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/gambar-mie-instan-jua_20150416_203438.jpg)