BPost Cetak

Kaburnya Harun Masiku, ke Singapura 2 Hari Sebelum OTT

Harun Masiku pergi ke Singapura sejak Senin (6/1/2020) atau dua hari sebelum operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Tayang:
Editor: Hari Widodo
Kompas.com
Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Ahmad Basarah 

“Dia otomatis kan sudah dipecat dari partai,” ujar Djarot, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/1/2020).

Djarot mengatakan partainya mengupayakan Harun menggantikan posisi Nazarudin Kiemas di DPR. Itu karena Nazarudin meninggal dunia. Padahal yang berhak menggantikan Nazarudin adalah Riezky Aprilia, yang meraih suara terbanyak kedua.

Selamatkan Meratus dari Tambang, Demi Sumber Air Warga HST

Walhi Menangkan Gugatan Meratus, Kadis ESDM Kalsel : Penambang Belum Beroperasi

Pasca Bunuh Hakim Jamaluddin, Terungkap Zuraidah Hanum Rencanakan Menikah dengan Eksekutor

Djarot mengatakan pemilihan Harus karena sejumlah alasan. Salah satunya Harun dinilai menguasai ekonomi internasional.

“Dia dipandang sebagai orang yang menguasai bidang ekonomi internasional,” kata Djarot.

Untuk diketahui DPP PDIP beberapa kali berupaya penetapan Harun. Saat itulah Harun disangka menyuap Wahyu. Namun akhirnya KPU menetapkan Riezky sebagai pengganti Nasarudin. (Tribun Network/vin/fik)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved