Berita Kotabaru

Pembangunan RSUD Kotabaru Kalsel Hanya Anggarkan Rp 1,8 Miliar, Padahal Perlu Dana Rp 300 Miliar

Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotabaru, Kalsel, hingga kini tak selesai-selesai. Bahkan, mangkrak bertahun-tahun.

Pembangunan RSUD Kotabaru Kalsel Hanya Anggarkan Rp 1,8 Miliar, Padahal Perlu Dana Rp 300 Miliar
BANJARMASINPOST.CO.ID/MAN HIDAYAT
Bangunan RSUD Kotabaru yang bertahun-tahun mangkrak. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotabaru, Kalsel, hingga kini tak selesai-selesai. Bahkan, mangkrak bertahun-tahun.

Nah, setelah bertahun-tahun mangkrak, akhirnya di kepemimpinan Bupati Kotabaru, Sayed Jafar, mengangggarkan kelanjutannya di 2020.

Kepala Bidang Pembangunan pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kotabaru, Soni, membenarkan tentang rencana melanjutkan pembangunan rumah sakit pada 2020.

Katanya, memang sudah dianggarkan. Hanya, anggarannya masih minim.

"Anggaran untuk rumah sakit pada tahun ini sebesar Rp 1,8 miliar. Sedangkan dana yang diperlukan untuk menyelesaikannya memerlukan Rp 300 miliar," katanya.

Ini Solusi Sukamta Terkait Selisih Warga Kintap dengan PT KJW

NEWSVIDEO: Sistem Layanan Fingerprint BPJS Kesehatan untuk Pasien Cuci Darah di RSUD HA Abdurrahman

NEWSVIDEO: Sidang Dugaan Korupsi Pengadaan Alat Kesehatan RSUD Ulin, JPU Hadirkan 4 Dokter

Via Vallen Ikut Kencan Online? Kisah Cinta Rival Ayu Ting Ting & Nella Kharisma ke Boy William

Lakukan Pelayanan Mobile, Penderita Sakit Jiwa Pun Direkam Identitasnya oleh Disdukcapil HSS

Dari nilai tersebut, juga bukan ada bangunan, melainkan hanya untuk pengamanan kontruksi bangunan.

Sehingga, tidak memiliki progres lebih jauh dengan bangunan tersebut.

"Bukan untuk menambah bangunan tapi cuma pengamanan kontruksi bangunan saja," katanya.

Sekretaris Daerah Kotabaru H Said Akhmad, juga mengatakan alasan mangkrak tersebut dikarenakan adanya perbedaan visi dan misi Bupati yang tertuang dalam RPJMD.

Sehingga, tidak bisa serta merta melanjutkannya karena tidak sesuai misi visi.

"Karena anggaran besar ini, APBD jelas tidak sanggup langsung membangun. Makanya, sekarang kami mulai rapatkan barisan untuk melibatkan perusahaan melalui dana CSR agar pembangunan rumah sakit ini bisa cepat selesai," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Man Hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved