Berita Tabalong
Tingkatkan Retribusi Hotel dan Rumah Makan, Pemkab Tabalong Lakukan Ini
BPPRD akan memasang tapping box untuk memantau transaksi harian sejumlah titik usaha restoran dan hotel di Tabalong
Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Pemerintah Kabupaten Tabalong terus berkomitmen dalam upaya mengoptimalkan dan memaksimalkan potensi pendapatan dari sektor pajak restoran dan perhotelan di wilayah Tabalong.
Salah satu langkah yang dilakukan pemkab Tabalong melalui Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) akan memasang tapping box untuk memantau transaksi harian sejumlah titik usaha restoran dan hotel di Tabalong.
Untuk mendukung pelaksanaan itu, BPPRD bekerjasama dengan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kabupaten Tabalong serta Bank Kalsel Tanjung menggelar Sosialisasi Implementasi Alat Perekam Data Transaksi (Tapping Box)dan Pelaporan Secara Integrasi Bagi Pelaku Usaha Hotel,Restoran Di Wilayah Kabupaten Tabalong.
Kepala BPPRD Kabupaten Tabalong, Erwan Mardani mengatakan kegiatan sosialisasi dilaksanakan untuk menyamakan persepsi dalam menjelaskan apa itu tapping Box atau perekam data itu sendiri.
• Mengeluh Sakit Ini, Puluhan Jemaah Haul Guru Sekumpul Dirawat di Posko Kesehatan RS Pelita Insani
• Visa Umrah Ditangguhkan Saudi Arabia, 150 Lebih Calon Jamaah Kaltrabu Bersedia Direschedule
• BCL Kenakan Pakaian Serba Hitam dan Rambut Tergerai saat Duet dengan Chistian Bautista, Move On?
• Luna Maya Kenang Momen Patah Hati Putus dari Reino Barack yang Nikahi Syahrini
Dimana semua transaksi akan terekam, dan tahap pertama yang sudah dilakukan dengan memasang di enam titik RM dan resto pada beberapa bulan lalu.
Enam titik itu diantaranya, RM Paliat Hj Mariam ,Aston Hotel dengan restaurannya, Jelita Hotel dengan Restaurannya juga ada RM Wong Solo dan ini susah berjalan dan alhamdulillah pada dua bulan ini progressnya bagus jadi tidak ada kendala yang siginifikan.
"Untuk tahap kedua ini akan ada 25 tapping box yang akan kita dipasang, makanya sosialisasi ini kita gelar, dan alhamdulilah pemilik hotel, RM dan resto bisa berhadir hari ini dan ini menjadi indikator respon fositif,"katanya.
Lebih lanjut Erwan menargetkan pada bulan maret paling lambat april 25 Tapping Box itu susah terpasang dan beroperasi.
"Harapan kami dengan dipasangnya enam ditambah 25 Tapping Box ini akan memudahkan pelaku usah Hotel dan restauran untuk menghitung pajaknya karena sudah online,"jelasnya.
Dalam pelaksaannya, BPPRD menggandeng Kantor Pelayanan Pajak Pratama Tanjung dan Bank Kalsel Tanjung
Nuriyadi perwakilan KPP Pratama Tanjung mengatakan ini merupakan kesempatan yang luar biasa, dimana sinergi antara pemerintah pusat dan daerah tujuan sama agar wajib pajak tetap patuh dan disiplin dalam membayar pajak dimana semua itu untuk pembangunan daerah Tabalong khususnya.
• VIRAL Video, Nomor Call Center di ATM BNI Mencurigakan, Pakai Simpati, Terungkap Ada Kejahatan Ini!
• Raja Tunjuk Muhyiddin sebagai PM Baru Malaysia Singkirkan Mahathir Mohamad dan Anwar Ibrahim
Sedangkan dari Bank Kalsel Tanjung, Hiery hendriyanto Selaku kepala cabang pembantu Bank Kalsel di Muara Uya mengatakan bantuan atas 25 Tapping Box ini karena melihat dari potensi untuk pendapatan dan realisasi pajak daerah di Tabalong memang dilihat Surplus terutama pajak hotel dan restauran
"Jadi kami membantu dari sisi itu sebanyak 25 unit sedangkan untuk setorannya realtime online dan akan masuk ke rekening kas daerah,"Tutupnya. (banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/bpprd-akan-memasang-tapping-box-untuk-memantau-transaksi-harian.jpg)