Berita Banjarmasin
VIDEO Mantan Atlet Gulat Kalsel Ini Telah Menciptakan 40 Tarian
Alunan musik tradisi khas Banjar yang dimainkan oleh sekelompok orang, menggema di dalam Gedung Gumilang Kaca yang berada di lingkungan Taman Budaya
Penulis: Frans Rumbon | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANNJARMASIN - Alunan musik tradisi khas Banjar yang dimainkan oleh sekelompok orang, menggema di dalam Gedung Gumilang Kaca yang berada di lingkungan Taman Budaya Kalsel pada Jumat (28/2/2020) sore.
Sementara itu, sesosok lelaki paruh baya asyik mencontohkan beberapa gerakan tari, kemudian diikuti oleh sekelompok orang yang terdiri atas pria dan wanita.
Para penari tersebut pun begitu semangat menari dan gerakannya pun seirama dengan alunan musik.
Sesekali, sang pelatih memberikan aba-abanya.
• VIDEO Acara Milad SMPN 3 Marabahan Batola untuk Pertama Kali
• Setelah 28 Tahun, SMPN 3 Marabahan Batola untuk Pertama Kali Akhirnya Gelar Festigma
• VIDEO Taman Siring Nol Kilometer Jadi Wisata Alternatif di Banjarmasin
• Nama Nikita Mirzani Terbawa, Foto Ratna Sari Dewi, Mantan Istri Presiden Soekarno Disorot di Twitter
Begitulah rutinitas yang dilakukan lelaki bernama Heriadi Haris yang sudah puluhan tahun menggeluti dunia tari dan sekarang menjadi pelatih sekaligus juga Ketua Sanggar Perpekindo Banjarmasin.
Sebelum menjadi pelatih tari, Heri pun dahulunya adalah seorang penari yang juga menekuni tari tradisi khas Banjar, dan sejak 2013 lalu didapuk menjadi Ketua Sanggar Perpekindo Banjarmasin.
Dalam setiap pekannya, Heri rutin beberapa kali memimpin para penari di Sanggar Perpekindo Banjarmasin untuk melakukan latihan.
"Di Sanggar Perpekindo Banjarmasin ini kami fokusnya dengan tarian tradisi Banjar, misalnya Radap Rahayu, Baksa Kembang dan sebagainya. Bisa juga tarian tradisi yang sudah dikreasikan," ujar Heri.
Puluhan tahun menggeluti dunia tari, Heri pun tercatat banyak menghasilkan karya bahkan jumlahnya sudah puluhan dan sekaligus juga menorehkan banyak prestasi.
Prestasi yang pernah ditorehkan di antaranya adalah menjadi juara internasional khusus tari Japin, dan saat itu tari yang diusung adalah Japin Lenggang Banua.
• Target 7.200 Warga HST Lakukan Sensus Online, BPS Sudah Buka Pendaftaran Petugas
• Masih Koordinasi BKSDA Begini Nasib Wacana Wisata Lihat Monyet Gunung Kayangan Kabupaten Tanah Laut
• Bupati Banjar Dapat Penghargaan sebagai Kepala Daerah Visioner dari Kemendagri
"Ada sekitar 40 tarian yang ada di Kalsel yang saya ciptakan. Dan juga beberapa prestasi, dan prestasi yang sangat saya suka, adalah saat menjadi penyaji terbaik festival tari sekaligus penata musik terbaik pada 2007 lalu. Nama tariannya Maniti Buih dan itu mengambil ikon Kalsel yakni Pasar Terapung," terangnya.
Tidak hanya itu, Heri pun sudah pernah membawakan tarian Banjar ini ke berbagai belahan dunia. Mulai dari Asia Tenggara, Australia, Amerika bahkan juga hingga ke Eropa.
"Alhamdulillah sudah sampai ke mancanegara juga tampil," terangnya.
Disinggung mengenai motivasinya menggeluti dunia tari tradisi hingga sekarang, Heri pun menerangkan, tidak lain karena ingin tari tradisi Kalsel bisa lebih bersaing.
"Selain ingin menjaga dan melestarikan seni budaya sendiri, saya juga ingin tarian daerah kita bisa bersaing dengan daerah lainnya," katanya.