Kriminalitas Regional

Jejak Kaki Diceceran Darah Lupa Dibersihkan, Pembunuhan Sadis Suami Istri di Tulungagung Terungkap

Jejak Kaki Diceceran Darah Lupa Dibersihkan, Pembunuhan Sadis Suami Istri di Tulungagung Terungkap

flickr.com
Ilustrasi Pembunuhan 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Deni Yonatan Fernando Irawan (25) dan Muhammad Rizal Saputra (22) dituntut hukuman 15 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum saat sidang di PN Tulungagung, Rabu (11/3/2020).

Mereka didakawa membunuh suami istri asal Kecamatan Campurdarat, Tulungagung dengan sadis pada 5 November 2018 lalu.

Korban adalah Adi Wibowo alias Didik (56) dan Suprihatin (50).

“Kami pisahkan berkas perkaranya agar masing-masing terdakwa bisa menjadi saksi satu sama lain,” terang JPU Anik Partini seusai sidang dilansir dari Suryamalang.com.

Anik mengatakan hal memberatkan para terdakwa adalah menghilangkan nyawa dua orang, perbuatannya meresahkan masyarakat, dan keterangan terdakwa dianggap berbelit-belit saat sidang.

Sindiran Sarita Abdul Mukti Jelang Gugatan Cerai Jennifer Dunn Heboh, Eks Faisal Harris Pamer Cincin

Tantangan Keluarga Lina ke Teddy Pardiyana Cari Perhiasan Mantan Sule yang Raib, Singgung Kejujuran

Jennifer Dunn Gugat Cerai Sang Suami, Ternyata Belum Resmi Pisah Saat Nikahi Faisal Harris

“Tidak ada hal yang meringankan dari perbuatan terdakwa,” ujar Anik.

Gara-gara pajak motor

Kasus pembunuhan tersebut berawal saat Fernando yang akrab dipanggil Nando meminta tolong pada Didik dan istrinya untuk mengurus surat pajak motor.

Nando pun menyerahkan sejumlah uang. Namun hingga setahun berselang, surat pajak motor tak kunjung selesai.

Saat ditagih, Suprihatin mencaci maki Nando.

Halaman
1234
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved