Fikrah

Amal Pokok Menuju Surga

NABI SAW bersabda “Lan yadkhulu ahadan minkum amaluhu al-jannata, Amal seseorang di antara kalian tidak akan memasukkan kalian ke surga.

Amal Pokok Menuju Surga
Net
KH Husin Naparin 

Oleh: KH Husin Naparin, Lc MA

BANJARMASINPOST.CO.ID - NABI SAW bersabda “Lan yadkhulu ahadan minkum amaluhu al-jannata, Amal seseorang di antara kalian tidak akan memasukkan kalian ke surga.” Sahabat bertanya, “Walaa anta ya Rasulallah, Kamu juga wahai Rasul?” Rasul menjawab, “Begitu juga aku. Illaa an yatagammadaniyallaahu bifadhli rahmatihi, kecuali Allah melimpahkan karunia dan rahmat-Nya kepadaku.” (HR. Muslim). Di dalam Alquran tersebut, “udkhu bima kuntum ta’amaluun, masuklah kalian ke surga dengan apa yang kalian amalkan.”

Ibnu Al-Jauzi menerangkan ayat ini dengan empat argumentasi. Pertama, mudahnya seseorang beribadat adalah rahmat Allah, tanpa rahmat-Nya, seseorang tidak akan beriman dan tidak mampu beramal. Kedua, kemanfaatan seorang hamba tergantung tuannya, apa yang dilakukannya adalah keharusan untuk tuannya, adapun balasan tuannya semata kebajikannya kepada hambanya. Ketiga, masuk surga adalah dengan rahmat Allah, amal penentu derajat surga. Keempat, ketaatan terbatas dengan waktu sedang pahala tanpa batas, pemberian yang tak terbatas sebagai balasan amal yang terbatas diperoleh dengan karunia Allah.

Amal pokok pembawa ke surga. Pertama, iman dan amal saleh, walladziina aamanuu wa ‘amilush-shaalihaati n ilal-jannti ash-haabul-jannah...” (dan mereka yang beriman dan beramal saleh, mereka adalah penghuni lallahu .llah. man sal. (QS.2/82).

Kedua, taat Allah dan Rasul-Nya, wa man yuthi’illaaha wa rasuulahuu yudkhilhuu jannaatin. Mereka yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya, Dia masukkan ke dalam surga (QS.4/13). Ketiga, istiqamah dalam Islam, “innalladziina qaaluu rabunal-laaha tsummas-taqaamuu falaa khaufun alaihim wa laa hum yahzanuun, ulaaika ash-haabul-jannah,. Sesungguhnya mereka yang berkata “Tuhan kami adalah Allah, mereka tidak merasa khawatir dan sedih, mereka penghuni surga (QS;46/13-12).”

Keempat, jihad di jalan Allah. Innallaah-sytaraa minal-mu”miniina bi anna lahumul-jannah. Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin jiwa dan harta mereka dengan surga (QS.9/111).”

Banjarmasin Post edisi Jumat (20/3/2020).
Banjarmasin Post edisi Jumat (20/3/2020). (Dok Banjarmasinpost.co.id)

Kelima, menuntut ilmu karena Allah. “Man salaka thariiqan yaltamisu fiihii ilman sahhalallaahu lahuu bihii thariiqan ilal-jannati. Siapa yang menelusuri jalan untuk menuntut ilmu, Allah mudahkan baginya jalan ke surga (HR. Muslim).”

Keenam, membangun/ikut membangun masjid karena Allah. “Man banaa masjidan yabtagii bihii wajhallaahi banallaahu lahuu baitan fil-jannah, Siapa membangun masjid, Allah bangunkan buatnya rumah di dalam surga (HR. Muslim).”

Ketujuh, banyaknya langkah ke masjid (HR.Bukhari-Muslim).” Kedelapan, haji mabrur. Wal-hajjil-mabruuri laisa lahuu jazaa’un illal-jannah. Tidak ada balasan bagi haji mabrur melainkan surga (HR-Bukhari-Muslim).”

Kesembilan sampai 14, menepati janji, jujur, memelihara kemaluan, menahan pandangan mata dari kemaksiatan, dan memelihara tangan dari kejahatan (HR.Ahmad).

Halaman
123
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved