Wabah Virus Corona

Daftar 10 Gejala Terbaru Infeksi Virus Corona, Pasien Covid-19 Ternyata Alami Ini

Daftar 10 Gejala Terbaru Infeksi Virus Corona, pasien Covid-19 Ternyata Alami Ini

Editor: Rendy Nicko
Shutterstock.com
China menemukan salah satu cara menyembuhkan infeksi virus corona, yakni dengan plasma darah bekas penderitanya 

Editor: Rendy Nicko
BANJARMASINPOST.CO.ID – Kasus Covid-19 yang disebabkan oleh infeksi Virus Corona jenis baru masih terus bertambah.

Berikut daftar gejala baru infeksi Virus Corona di dunia. Sampai saat ini jumlah pasien Covid-19 masih bertambah terus.

Gejala baru Virus Corona atau Covid-19 mulai ditemukan pada pasien yang terinfeksi.

Berikut Daftar Kelemahan Virus Corona, Pas untuk Antisipasi Terjangkit Covid-19

Tips Sukses Daftar Kartu Prakerja Gelombang 2, Pastikan Syarat Ini Saat Login www.prakerja.go.id

Saat awal wabah virus corona merebak, gejala yang dialami penderitanya di antaranya demam, batuk, dan sesak napas.

Kini, ditemukan sejumlah gejala baru yang penting untuk dikenali. 

Gejala-gejala terinfeksi virus corona umumnya muncul pada periode masa inkubasi sekitar 2 hingga 14 hari setelah terpapar.

Melansir CNN, berikut 10 gejala kunci yang penting untuk Anda kenali sebagai gejala terinfeksi virus corona:

1. Napas pendek

Sesak napas umumnya muncul sebagai tanda penyakit mencapai tahap serius. Bahkan, bisa muncul tanpa diiringi dengan batuk.

Para ahli mengatakan, saat dada Anda terasa seperti diikat atau mulai merasa kesulitan untuk bernapas, ini adalah tanda Anda harus bertindak cepat.

“Jika ada sesak napas, segera hubungi penyedia layanan kesehatan Anda, perawatan darurat setempat atau departemen darurat," kata Presiden Asosiasi Medis Amerika Serikat, Dr. Patrice Harris.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) atau Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat telah menjabarkan tanda-tanda darurat lain saat terinfeksi Covid-19.

Tanda-tanda darurrat itu adalah:

  • Rasa sakit terus-menerus atau tekanan di dada
  • Bibir atau wajah menjadi kebiruan yang menjadi indikasi kurangnya oksigen yang masuk.

2. Demam

Demam merupakan salah satu tanda kunci dari Covid-19.

Para ahli tidak mematok berapa angka suhu demam yang dialami. Alasannya, setiap orang bisa memiliki suhu demam yang berbeda dari patokan suhu tubuh normal pada umumnya.

“Ada banyak kesalahpahaman tentang demam. Kita semua naik-turun sedikit pada siang hari sebanyak setengah atau satu derajat. Bagi kebanyakan orang 99,0 derajat Fahrenheit atau 99,5 derajat Fahrenheit bukanlah demam,” ujar Dr. John Williams, Kepala Divisi Penyakit Menular Anak-Anak di Rumah Sakit Anak Pittsburgh University Medical Center.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved