Ekonomi dan Bisnis

Tips Gampang Rawat Bunga Aster, Pedagang Tanaman Hias di Pal 7 Kertak Hanyar Ini Ungkap Caranya

anto (38), pedagang tanaman hias di sekitar Pasar Pal 7 Kertak Hanyar berbagi sedikit tips merawat tanaman hias bunga Aster

banjarmasinpost.co.id/Leni Wulandari
Santo, pedagang tanaman hias dengan bunganya 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Santo (38), pedagang tanaman hias di sekitar Pasar Pal 7 Kertak Hanyar berbagi sedikit tips merawat tanaman hias bunga Aster .

Apabila tangkai bunga sudah mulai terlihat kering maka batang yang terlihat kering tersebut cukup dipotong menggunakan gunting.

"Kalau dibiarkan ada batang yang kering dan tidak dipotong, nanti seluruh bagian bunganya bisa mati," ungkap Santo.

Setelah selesai dipotong pada bagian batang yang kering, ia menyampaikan jangan langsung letakkan bunga di tempat yang dapat sinar matahari langsung.

"Untuk sementara sebelum benar-benar mengering dengan sendirinya batang yang sehabis dipotong jangan dipanaskan di tengah terik matahari dulu. Taruh bunga di tempat yang teduh. Kalau sehabis dipotong dan mulai tumbuh cabang batang bunga yang baru di sisi-sisinya, boleh ditaruh di tempat yang terkena sinar matahari langsung," jelasnya.

100 Orang CPNS 2019 di Pemkab HST Belum Juga Diangkat PNS, Kendalanya Ternyata Ini

Banjarbaru Perpanjang Pembatasan Kegiatan Masyarakat hingga 26 Juni 2020

Cara dan Syarat Dapat SIM Gratis dari Polri, Simak Jadwal Pelaksanaannya

Provinsi Kalsel Ambil Alih Penanganan Pasien Terkonfirmasi Covid-19

Lalu, selain cara pemotongan batang kering untuk menghindari matinya bunga Aster, tips lainnya yaitu pada cara penyiraman bunga saat musim kemarau.

Menurut Santo, bila saat cuaca panas bunga Aster disiram cukup dua kali sehari saat tanah di dalam pot sudah tidak lembab.

"Kalau tanahnya masih lembab jangan disiram dulu, ini kan kita masuk musim kemarau, minimal dua hari sekali," ucapnya

Sedangkan untuk pemberian pupuk, Santo tidak begitu menyarankan. Namun apabila tetap diperlukan pupuk yang digunakan yaitu pupuk jenis MPK yang banyak dijual di toko-toko Pertanian.

"Kalau pupuk, kita tidak pakai. Karena memakai media (tanah) yang sudah dicampur sama pupuk kandang (kotoran kambing). Kalau mau diberikan pupuk, pakai jenis MPK," kata Santo.

Terakhir, dalam pemberian pupuk NPK atau biasa disebut pupuk mutiara tersebut jangan sampai mengenai batang bunga aster. Pemberiannya pun cukup 10 butir yang diletakkan di pinggiran bagian dalam pot bunga Aster.

(banjarmasinpost.co.id/leni wulandari)

Penulis: Leni Wulandari
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved