PPDB Online 2020

PPDB Online Gangguan Akses Web, Begini Kata Ketua Posko PPDB SMAN 1 Rantau

PPDB online di SMAN 1 Rantau mengalami gangguan akses penyedia layanan jaringan.

banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid
Padiya, Ketua Posko PPDB SMAN 1 Rantau 

Editor: Syaiful Akhyar
BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Pendaftaran penerimaan peserta didik baru, PPDB online di SMAN 1 Rantau mengalami gangguan dari penyedia layanan jaringan.

Hari kedua PPDB online, Panitia Posko PPDB di SMAN 1 Rantau hanya sempat mengentry data peserta didik baru dari pukul 08.00 Wita hingga pukul 10.00 Wita.

Setelahnya, panitia melakukan pengecekan atau validasi berkas peserta didik baru yang sudah terentry atau terpindai.

Banyak orangtua calon peserta didik baru yang mendatangi Posko PPDB SMAN 1 Rantau karena tak dapat mengakses aplikasi Kalsel Siap PPDB.com.

Namun, begitu usaha orangtua calon peserta didik baru ke Posko PPDB SMAN 1 Rantau, kecele karena jaringan online juga tak bisa diakses.

Program Giro iB Al-Amanah Bank Kalsel Syariah, Makin Permudah Keperluan Transaksi Bisnis Nasabah

Web PPDB Online Ngadat Seharian, Panitia Pendaftaran SMAN 6 Banjarmasin Tunggu Informasi Resmi

Popda Kalsel 2020, Kabupaten Tabalong dan Banjar Terancam Tak Bisa Kirimkan Atlet, Ini Masalahnya

Pasca-PSBB di Tengah Pandemi Covid-19, Penjualan Honda Big Bike Kembali Meningkat

"Kami mendapat info dari grup whatsapp karena ada perbaikan. Harapan kami PPDB online tidak terkendala. Kami menunggu arahan dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel hingga 3 Juli nanti," katanya Padiya, Ketua Posko PPDB SMAN 1 Rantau.

Posko PPDB SMAN 1 Rantau menyiapkan ruangan aula sekolah untuk menerima peserta didik baru dengan protokol kesehatan pandemi wabah virus corona atau Covid-19 yang ketat.

Ada lima loket disiapkan panitia Posko PPDB di SMAN 1 Rantau sesuai zonasi, loket prestasi akademik, loket prestasi non akademik, loketa afirmasi atau loket mengikuti kepindahan orangtua.

"PPDB di SMAN 1 Rantau akan berakhir pada 3 Juli ini, selama itu, panitia melakukan seleksi sesuai kuota sekolah karena hanya menerima 288 peserta didik baru," jelas Padiya yang juga guru mata pelajaran Matematika.

(banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved