Berita Banjarmasin

Tinjau Proyek Jembatan Sungai Alalak, Menteri PUPR dan Anggota Komisi V Optimis Rampung Maret 2021

Anggota Komisi V DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda bersama Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, meninjau proyek Jembatan Sungai Alalak di Banjarmasin

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Syaiful Akhyar
istimewa
Anggota Komisi V DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda bersama Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono meninjau proyek Jembatan Sei Alalak di Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Anggota Komisi V DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono meninjau proyek Jembatan Sungai Alalak Banjarmasin, Kalsel, Rabu (8/7/2020) malam.

Dari atas Jembatan Sungai Alalak yang lama keduanya didampingi staf dan pihak Balai melihat langsung perkembangan pekerjaan pembangunan jembatan yang menghubungkan Kota Banjarmasin dan Kabupaten Barito Kuala ini.

Disampaikan Rifqi, melihat kemajuan pengerjaan saat ini, Ia bersama Menteri Basuki optimis Jembatan Sungai Alalak akan bisa dirampungkan pada Bulan Maret 2021 mendatang.

"Alhamdulillah malam ini kami melakukan peninjauan dan monitoring bersama Pak Basuki Hadi Mulyono Menteri PUPR yang merupakan mitra kerja kami di Komisi V DPR RI. Kami memastikan bahwa progress pekerjaan pembangunan jembatan kayu tangi ini on progress dan bisa selesai maret 2021," kata Rifqi.

Perhiasan Perak Masih Banyak Peminat, Begini Kata Pedagang di Pasar Sentra Antasari Banjarmasin

Danrem 101/Antasari Kunjungi Mako Yonif 621/Manuntung HST, Ini Pesan yang Disampaikan

BPN Kalsel Luncurkan Pelayanan Hak Tanggungan Elektronik, Batola Sudah Menerapkan, Ini Manfaatnya

Heboh Virus Corona Menyebar di Udara, Partikel Aerosol Covid-19 Seperti Asap Rokok

Dijelaskan Politisi PDIP ini, Ia sebagai Wakil Rakyat Kalsel di Komisi V DPR RI akan mengupayakan keberlanjutan aliran dana anggaran untuk menyelesaikan proyek Jembatan Sungai Alalak tersebut.

Dimana kata Rifqi, masih diperlukan anggaran dana kurang lebih Rp 30 miliar hingga proyek tersebut sepenuhnya rampung.

"Kami di DPR RI tentu memiliki fungsi untuk melanjutkan anggaran yang kurang sekitar Rp 30 miliar di APBN 2021 agar kebutuhan anggaran bisa selesaikan proyek kebanggaan Kalsel ini," kata Anggota DPR RI Dapil Kalsel ini.

Namun tak hanya soal target penyelesaian pekerjaan, Rifqi dan Menteri Basuki pun sepakat bahwa dalam pengerjaan proyek tersebut penting untuk memaksimalkan pemanfaatan sumber daya dalam negeri dan meminimalkan penggunaan sumber daya dari luar negeri.

Hal ini menjadi menurutnya menjadi penekanan penting tak hanya dalam proyek pekerjaan Jembatan Sungai Alalak di Kota Banjarmasin, Kalsel saja, namun juga untuk pekerjaan proyek lainnya di seluruh Indonesia.

(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

  • Berita Terkait :#Berita Banjarmasin
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved