Opini
Opini Publik - Menyusun Strategi Ekonomi Akibat Pandemi Covid-19
Indonesia hari ini dihadapkan pada situasional sulit karena memasuki fase resesi ekonomi dan kesehatan sebagai dampak langsung pandemi Covid-19.
Oleh: Haris Zaky Mubarak, MA (Direktur Jaringan Studi Indonesia)
BANJARMASINPOST.CO.ID - Indonesia hari ini dihadapkan pada situasional sulit karena memasuki fase resesi ekonomi dan kesehatan sebagai dampak langsung terhambatnya pertumbuhan ekonomi akibat merebaknya pandemi Covid-19.
Berdasarkan data terbaru, resesi ekonomi melanda Indonesia pada kuartal III tahun 2020. Data ini semakin mempertegas gambaran lesunya pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2020.
Sebelumnya dalam data kuartal I tahun ini, ekonomi Indonesia tumbuh pada angka 2,97 persen dan terkontraksi minus pada angka 5,32 persen dalam kuartal II.
Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI) telah memproyeksikan laju pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal III berada pada kisaran minus 2,9 persen sampai minus 1,1 persen.
Berkaca data tersebut,kemungkinan besar hasil dari pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga akhir 2020 berada pada kisaran minus 1,7 persen hingga minus 0,6 persen.
Artinya Indonesia sampai akhir tahun diprediksi mengalami stagnasi ekonomi.
Dalam resesi ekonomi akibat pandemi Covid-19. beberapa negara Asia Tenggara seperti Singapura, Malaysia, Filipina, dan Thailand sudah terlebih dahulu merasakan dan masuk kedalam jurang resesi ekonomi pada kuartal II 2020.
Resesi ekonomi secara definitif merupakan kemerosotan ekonomi nasional dimana domestik bruto (GDP) mengalami penurunan yang besar dan pertumbuhan ekonomi bernilai negatif selama dua kuartal atau lebih pada rentang satu tahun.
Jika kita analisis dari banyak situasi ekonomi dunia, peristiwa resesi maupun krisis ekonomi bukan merupakan hal yang baru dalam tata kelola perekonomian global.
Tercatat, Indonesia pernah mengalami resesi dan krisis ekonomi dalam skala besar pada 1998 dan terulang kembali tahun 2008 dalam skala lebih kecil.
Menghadapi resesi ekonomi akibat dari pandemi Covid-19, Pemerintah Indonesia telah melaksanakan program pemulihan ekonomi nasional (PEN) dengan penguatan konsumsi dan perlindungan masyarakat terdampak dan rentan akibat dampak Covid-19.
Strategi Negara
Suatu negara dapat dikatakan sebagai negara maju apabila memiliki pertumbuhan ekonomi yang tinggi, hal tersebut dapat tercermin dari nilai Produk Domestik Bruto (PDB) atau pendapatan nasional negara tersebut.
Maka dari itu, banyak negara berusaha untuk menaikan pertumbuhan ekonomi demi mencapai kondisi stabil dimana dapat mewujudkan tingkat kesejahteraan negara yang tinggi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/haris-zaky-mubarak-ma-opini.jpg)