Tajuk
Menyambut Kodam X Lambung Mangkurat
Kalsel tak lama lagi punya Kodam X/Lambung Mangkurat. Ini setelah proses pembangunan Kodam di areal Perkantoran Pemprov Kalsel dimulai
BANJARMASINPOST.CO.ID- TAK lama lagi Kalimantan Selatan akan memiliki Komando Militer (Kodam) X/Lambung Mangkurat. Ini setelah proses pembangunan Kodam di areal Perkantoran Pemprov Kalimantan Selatan (Kalsel) di Banjarbaru telah dimulai dengan pemancangan tiang pertama, Rabu (6/5).
Sebelumnya kita ketahui, Korem 101/Antasari berada di bawah Kodam VI/Mulawarman, lalu beralih ke Kodam XXII/Tambun Bungai. Namun nantinya Korem 101/Antasari akan berada di bawah Kodam X/Lambung Mangkurat.
Adapun perpindahan komando atau pemekaran Kodam Kalimantan ini direncanakan pada 2027. Hal ini berbarengan dengan penyelesaian Mako Kodam X/Lambung Mangkurat yang ditargetkan tahun depan rampung.
Pada pemancangan tiang pertama pembangunan Kodam X/Lambung Mangkurat dihadiri langsung Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letnan Jenderal (Letjen) TNI Muhammad Saleh Mustafa, Gubernur Kalsel H Muhidin, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Danrem 101 Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus beserta jajaran
Wakasad Muhammad Saleh Mustafa mengungkapkan pembangunan Kodam Wilayah Kalsel ini sangat penting. Sebab Kalsel merupakan satu wilayah yang punya potensi sumber daya alam besar dan perlu dijaga.
Pada aspek pertahanan, tidak hanya dilihat dari pembangunan militernya saja, melainkan dari aspek kekuatan dukungannya juga kekuatan rakyatnya. Kesiapan pembangunan Kodam Kalsel ini pun tak asal begitu saja. Komisi I DPR RI sebelumnya juga telah melakukan kunjungan kerja untuk melihat langsung kesiapan Korem 101/Antasari menyusul rencana pembentukan Kodam baru di Kalsel pada 2027 mendatang.
Pada waktu itu Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta mengatakan, kunjungan dilakukan untuk memastikan kesiapan organisasi, personel, hingga sarana prasarana Korem 101/Antasari setelah mengalami perpindahan komando dari Kodam VI/Mulawarman ke Kodam XXII/Tambun Bungai.
Menurutnya, secara umum kesiapan Korem 101/Antasari dinilai cukup baik. Mulai dari kekuatan personel, kesiapan organisasi, hingga kemampuan pelatihan dinilai telah berjalan sesuai kebutuhan wilayah.
Kita tentu berharap pemekaran Kodam ini tidak sekadar memenuhi target, tapi bisa membuat TNI benar-benar hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. Lebih cepat dan responsif saat dibutuhkan, misalnya ketika terjadi bencana hingga pertahanan wilayah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Pembangunan-markas-Kodam-di-kalsel-5.jpg)