Breaking News:

Berita Nasional

30 Provinsi Terapkan PPKM Mikro 4-17 Mei 2021, Termasuk Seluruh Wilayah Kalimantan

30 provinsi di Indonesia akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) skala mikro mulai 4-17 Mei 2021. Begini aturannya

CAMAT JARO UNTUK BPOST GROUP
Pos PPKM mikro yang sudah didirikan akan difungsikan maksimal awasi pemudik, di wilayah Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. 30 Provinsi Terapkan PPKM Mikro 4-17 Mei 2021, Termasuk Seluruh Wilayah Kalimantan 

Editor : Anjar Wulandari

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Sebanyak 30 provinsi di Indonesia akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) skala mikro mulai 4-17 Mei 2021.

Terdiri dari 25 provinsi yang telah menerapkan PPKM Mikro sebelumnya, dan tambahan 5 provinsi yang baru menerapkan PPKM Mikro kali ini.

Terdapat sejumlah aturan pembatasan selama penerapan PPKM Mikro tersebut, untuk mencegah penyebaran virus corona penyebab covid-19.

Ketentuan ini mengantisipasi musim libur Lebaran 2021. Sebab, meskipun telah ada larangan mudik, ternyata masih ada masyarakat yang membandel dengan pulang ke kampung halaman.

Baca juga: Airlangga Hartarto: Sukses PPKM Mikro Dorong Optimisme dan Daya Beli Masyarakat

Baca juga: Covid-19 Masih Tinggi, PPKM Mikro di Banjarmasin Diperpanjang dan Diperketat

Perlu diketahui, PPKM skala mikro ini telah diperpanjang untuk yang ketujuh kali.

Jelang Idul Fitri 1442 H, kebijakan pencegahan penyebaran virus corona ini berlaku selama 14 hari, yakni 4-17 Mei 2021.

Langkah tersebut diputuskan melalui rapat terbatas antara Presiden Joko Widodo dengan sejumlah menteri dan kepala lembaga di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (3/5/2021).

"PPKM mikro sendiri akan diberlakukan perpanjangan yang ke-7 antara tanggal 4 sampai dengan 17 Mei," kata Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) Airlangga Hartarto usai rapat, Senin.

Terdapat sejumlah aturan pembatasan selama PPKM mikro jilid 7. Apa saja aturan tersebut?

Halaman
1234
Editor: Anjar Wulandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved