Berita Banjarmasin
Belasan Pengunjung Siring Balai Kota Banjarmasin Langsung Dirapid Test Antigen
Puluhan pengunjung di Siring Jalan RE Martadinata (depan Balai Kota) kocar kacir saat melihat kedatangan Satgas Covid-19 Banjarmasin, Jumat (7/5/2021)
Penulis: Frans Rumbon | Editor: Edi Nugroho
Editor: Edi Nugroho
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Puluhan pengunjung di Siring Jalan RE Martadinata (depan Balai Kota) kocar kacir saat melihat kedatangan Satgas Covid-19 Banjarmasin, Jumat (7/5/2021) malam.
Kedatangan petugas Satgas Covid-19 Banjarmasin ini sendiri dalam rangka melaksanakan operasi yustisi guna menegakkan protokol kesehatan, yang menjadi bagian dari penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.
Sebelum petugas datang, para muda mudi di siring ini asyik nongkrong sambil menikmati makanan dan minuman yang dijajakan oleh pedagang.
Mereka saat itu duduk secara lesehan, namun jumlahnya cukup banyak hingga kemudian menimbulkan kerumunan hingga kemudian menjadi target operasi yustisi oleh petugas Satgas Covid-19 Banjarmasin.
Baca juga: Lewati Pos Cek Poin Sungai Raya, 17 Pemudik Luar HSS Jalani Rapid Test Antigen
Baca juga: Personel Posko Pengamanan Terpadu di Balangan Wajib Rapid Test Antigen
Baca juga: Pos Check Point Balangan Dibuka, Rapid Test Antigen Pemudik dari Luar Daerah
Baca juga: VIDEO Abaikan Prokes, Pengunjung dan Pengelola Kafe di Tabalong Langsung Jalani Rapid Test Antigen
Melihat puluhan petugas yang di antaranya terdiri atas Satpol PP, Polri, TNI hingga Dinas Kesehatan tersebut, para muda mudi ini pun langsung berupaya kabur
Terlebih oleh para petugas, mereka pun diminta segera bubar agar tidak terjadi kerumunan yang tentunya berpotensi menjadi penularan Covid-19. Terlebih waktu sudah hampir menunjukkan pukul 22.00 Wita.
Dan tak kalah menarik, belasan muda-mudi yang kedapatan nongkrong-nongkrong tersebut diminta langsung menjalani rapid test antigen di Restoran Terapung yang berada tidak jauh dari lokasi.
"Kaget. Karena baru pertama kali didatangi seperti ini. Apalagi sampai di rapid antigen," ucap Nisa (18) yang berdomisili di Kelurahan Telukdalam Banjarmasin ini.
Sementara itu, Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Rachmat Hendrawan mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari instruksi Pemerintah dalam menjelang hari raya idul fitri 1442 H.
"Kita lakukan operasi yustisi dengan membawa tim kesehatan. Selain melakukan pembatasan aktivitas masyarakat, kita juga akan terus mengimbau masyarakat mentaati protokol kesehatan," katanya.
Terkait hasil rapid test antigen, dari 17 orang pengunjung yang mengikuti semuanya dinyatakan negatif. Begitu juga dengan salah satu cafe di samping Fly Over yang sebelumnya menjadi sasarannya.
"Sebelum itu kita di cafe Underpass ada 7 orang yang ikut rapid antigen. Semuanya hasilnya juga negatif. Mungkin karena mereka semua masih anak muda jadi daya tahan tubuh mereka masih kuat," katanya.
Operasi yustisi saat itu juga dipantau langsung oleh Penjabat Wali Kota Banjarmasin, Akhmad Fydayeen yang didampingi oleh Plh Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Banjarmasin, Mukhyar.(Banjarmasinpost.co.id/Frans Banjarmasin).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/plh-sekdako-banjarmasin-mukhyar.jpg)