Breaking News:

Berita Kotabaru

Tangkap Kapal Cantrang Beroprasi di Laut Kotabaru Kalsel, Petugas Amankan 100 Nelayan Jateng

Sebanyak 11 Kapal Nelayan Jateng terjaring petugas tengah menangkap ikan dengan menggunakan alat cantrang di laut Kotabaru Kalsel.

Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
ISTIMEWA
Ilustrasi-Kapal cantrang beroperasi di perairan Pulau Sembilan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan ( Kalsel ), sempat didokumentasikan nelayan lokal pada akhir tahun 2019. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sebanyak 11 Kapal Nelayan Jateng terjaring petugas tengah menangkap ikan dengan menggunakan alat cantrang di laut Kotabaru Kalsel.

Kepala Bidang Pengendalian Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel, M Rizal Ansharie ada sebelas kapal nelayan yang diketahui menggunakan cantrang dalam mencari ikan.

Mereka ditemukan di jalur penangkapan di laut Kotabaru Kalimantan Selatan. 

"Awalnya ada empat kapal nelayan diamankan pada 18 Maret. Kemudian sekitar lima hari berikutnya ada tujuh kapal lagi yang diamankan," bebernya Jumat (28/5/2021).

Baca juga: Kapal Cantrang Dikeluhan Nelayan, Begini Tanggapan Dinas Perikanan Kotabaru

Baca juga: Nelayan Pulau Sembilan Kabupaten Kotabaru Keluhkan Keberadaan Kapal Cantrang

Dari 11 kapal itu, dia menuturkan, ada 100 lebih nelayan yang diamankan. Sebab, setiap kapal berisikan sekitar 10 ABK. 

"Saat diamankan, mereka langsung diproses. Sesuai putusan Pengadilan Negeri Kotabaru, setiap kapal disanksi denda Rp 10 juta," tuturnya.

Penangkapan 11 kapal nelayan yang berasal dari Jawa Tengah tersebut harapnya bisa menjadi efek jera bagi kapal lainnya agar tidak melanggar dalam melakukan penangkapan ikan. 

"Karena pelanggaran berulang kali terjadi. Banyak nelayan kita yang mengeluhkan adanya nelayan dari luar yang menggunakan cantrang," ucapnya.

Menrutnya, penggunaan cantrang jelas dilarang dalam aturan. Bahkan nelayan Kalsel sudah diwanti-wanti agar tak menggunakan cantrang.

Cantrang, hanya boleh digunakan di beberapa lokasi tangkapan, namun untuk perairan Kalsel tak diperbolehkan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved