Penanganan Covid 19

Ini Alasan Banjarmasin Tetap Level 4, Airlangga Hartarto: PPKM Diperpanjang 5-18 Oktober

PPKM level 4 masih diberlakukan di Kota Banjarmasin dan lima kabupaten kota lainnya. Banjarmasin menjadi satu-satunya wilayah di Kalimantan Selatan

Penulis: Mariana | Editor: Anjar Wulandari
KEMENKO PEREKONOMIAN
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Ini Alasan Banjarmasin Tetap Level 4, Airlangga Hartarto: PPKM Diperpanjang 5-18 Oktober 

Tingkat Reproduksi Covid-19 di Jawa-Bali di Bawah 1 Persen

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, tingat reproduksi efektif kasus Covid-19 di Jawa-Bali saat ini berada di bawah 1 persen. Selain itu, angka positivity rate di Jawa-Bali juga berada di bawah 1 persen.

"Tingkat reproduksi efektif di Jawa-Bali juga sudah berada dibawah 1 (persen). Dan khusus untuk Bali masih di angka 1 (persen). Selain itu jumlah testing yang dilakukan per hari terus mengalami peningkatan sehingga dapat menurunkan tingkat positivity rate yang sudah berada di bawah 1 persen," ujar Luhut dalam konferensi pers evaluasi Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang digelar secara daring pada Senin (4/10/2021).

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers virtual, Senin (6/9/2021).
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers virtual, Senin (6/9/2021). (Youtube Sekretariat Presiden)

Luhut yang juga Koordinator PPKM Jawa-Bali ini melanjutkan, secara umum situasi pandemi Covid-19 terus menunjukkan perbaikan selama dua pekan belakangan. Kasus konfirmasi positif Covid-19 nasional turun 98 persen.

Kemudian, kasus konfirmasi Covid-19 di Jawa-Bali juga menunjukan penurunan hingga 98,7 persen dari puncaknya pada 15 juli lalu.

Lebih lanjut, Luhut juga menyampaikan bahwa pelaksanaan PPKM akan dilanjutkan selama dua pekan mendatang.

"Dalam penerapan PPKM level selama dua minggu ke depan, terdapat 20 kabupaten/lota yang bertahan di level 2. Dan untuk yang di Level 3 bertambah dari 84 Kabupaten/Kota menjadi 107 Kabupaten/Kota karena kota-kota di level 2 yang sebelumnya mendapat dispensasi belum mampu mencapai target cakupan vaksinasi," ungkap Luhut dilansir dari Kompas.com.

Selain itu, dia menyampaikan bahwa pemerintah akan melakukan ujicoba pemberlakuan PPKM Level 1 (new normal) untuk Kota Blitar.

Baca juga: Bisnis Sewa Tempat Pernikahan Terdampak Saat PPKM Level 4 di Kota Banjarbaru

Baca juga: Tabalong PPKM Level 2, Pengelola Kafe Ini Akui Pendapatan Mulai Ada Peningkatan

Implementasi uji coba PPKM level 1 ini diberlakukan karena telah memenuhi syarat indikator WHO dan target cakupan vaksinasi dosis 1 sebesar 70 persen dan dosis 1 lansia sebesar 60 persen.

Penerapan PPKM Level 1 ini akan mendekati aktivitas kehidupan masyarakat yang normal.

"Untuk mengimbangi hal tersebut, tindakan surveillance, testing/tracing, dan peningkatan disiplin protokol kesehatan. Kami dan Menteri Kesehatan akan menurunkan tim khusus untuk memantau pelaksanaan PPKM Level 1 di Kota Blitar, sehingga nanti akan menjadi role model buat kota/kab lain," tambah Luhut.

(Banjarmasinpost.co.id/Mariana/Kompas.com)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved