Breaking News:

Berita HSU

Lanjut Kasus OTT di HSU,  KPK Periksa Saksi di Kompi 2 Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Kalsel 

Tim KPK  datang ke Kompi 2 Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Kalsel, Desa Kasiyau, Kecamatan Murung Pudak, Tabalong

Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Kawasan Kompi 2 Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Kalsel, Rabu (13/10/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  datang ke Kompi 2 Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Kalsel, Desa Kasiyau, Kecamatan Murung Pudak, Tabalong, Rabu (13/10/2021).

Kedatangan tim tersebut dikabarkan untuk melanjut proses meminta keterangan saksi-saksi pada giat Operasi Tangkap Tangan (OTT)  di Hulu Sungai Utara, beberapa waktu lalu. 

Tindak lanjut dipanggilnya para saksi tersebut merupakan buntut dari kasus suap proyek irigasi Banjang dan Kayakah di Kabupaten HSU. 

Dimana sebelumnya, tiga tersangka telah ditetapkan yakni Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten HSU,  Maliki dan dua direktur kontraktor swasta, Fachriadi dan Marhani. 

Baca juga: Buntut OTT KPK di HSU, Kepala Kejaksaan Tnggi Kalsel Sebut Timnya Periksa Seorang Staf

Baca juga: OTT KPK di HSU - Bupati Abdul Wahid, Pejabat, Staf Diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi

Informasi terhimpun kedatangan Tim KPK ke Mako Brimob sekitar pukul 09.00 wita. Mereka menggunakan satu ruangan di Mako Brimob untuk meminta keterangan para saksi. 

Pantauan Banjarmasinpost.co.id, sejumlah mobil tampak terpakir di area Mako Brimob. Tak berselang lama, sekitar pukul 13.50 Wita, ada lelaki yang keluar dari Mako Brimob menuju jalan raya. 

Ia adalah mantan ajudan Bupati HSU, Abdul Wahid yakni Abdul Latif nama sapaannya, terlihat berjalan dari satu ruangan di Mako Brimob kemudian keluar area Mako. 

Berlanjut, setengah jam kemudian, lelaki yang diketahui bernama Amus S juga keluar dari Mako Brimob. Amus saat ini menjabat sebagai kepala bidang pada Kantor Perizinan Terpadu HSU. Ia juga dipanggil sebagai saksi oleh tim KPK. 

"Saya hanya memberikan keterangan umum terkait masa jabatan saat menjadi Kabid Cipta Karya dinas PUPRP HSU," ucapnya singkat saat ditanya awak media. 

"Pertanyaan tidak terkait mengenai OTT," tambahnya. 

Sementara itu, Danki Subden 2 Den B Pelopor Brimob Polda Kalsel, AKP Taufik Ginanjar Saputra membenarkan adanya kedatangan KPK ke Mako Brimob. 

"Hari ini ada pemeriksaan tersangka kasus dari HSU, dan KPK sementara meminjam ruangan Aula Kompi 2," terang AKP Taufik. 

Baca juga: OTT KPK di HSU - Berlanjut, Sekda Kabupaten HSU dan Pengusaha Diperiksa Tim di BPKP Kalsel

Pihaknya ucap AKP Taufik selaku penyedia ruangan. Kemudian perihal keamanan, anggota melaksanakan pengamanan secara normal berdasarkan SOP yang ada. 

Pengamanan tersebut jelas AKP Taufik tidak atas permintaan dari KPK, melainkan berdasarkan pribadi sebagai anggota Kompi. (Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved