Breaking News:

Maulid Nabi 2021

PPKM Diperpanjang, Ini Aturan Rayakan Maulid Nabi 2021 di Wilayah Level 1 Sampai 4

Simak aturan merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW sesuai ketentuan pemerintah di wilayah yang menerapkan PPKM level 1-4.

MC Pemkab Banjar
Bupati Banjar H. Saidi Mansyur dan Wakilnya Habib Idrus Al-Habsyie menghadiri peringatan maulid Nabi Muhammad SAW di Yayasan As-Salamah di Desa Madurejo Kecamatan Sambung Makmur, Kabupaten Banjar, Minggu ( 17/10/2021). Peringatan Maulid ini menghadirkan Abuya Al Habib Ali Zainal Abidin Bin Hasan Baharun dan Habib Segaf Bin Hasan Baharun. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Berbeda dengan PPKM Jawa dan Bali yang diperpanjang 19 Oktober - 1 November 2021, untuk luar Jawa dan Bali diperpanjang 19 Oktober -8 November 2021.

Mengingat besok juga bertepatan dengan Maulid Nabi 2021, simak aturan merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW sesuai ketentuan pemerintah di wilayah yang menerapkan PPKM level 1-4.

Seperti diketahui, Maulid Nabi diperingati tiap 12 Rabiul Awal. Tahun ini 12 Rabiul Awal 1443 H jatuh pada 19 Oktober 2021, atau hari pertama perpanjangan PPKM.

Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu hari besar umat muslim di Indonesia.

Meskipun di kalender tercetak tanggal merah Hari Maulid Nabi Muhammad SAW adalah tanggal 19 Oktober, tapi pada hari tersebut bukan hari libur.

Baca juga: 25 BACAAN Selawat Nabi dalam Bahasa Arab dan Latin, Dianjurkan untuk Menyambut Maulid Nabi 2021

Baca juga: Menuai Berkah Maulid Nabi Muhammad SAW 2021, Berikut Amalan Dianjurkan Sambut Kelahiran Rasulullah

Pemerintah sudah menggeser hari libur Maulid Nabi Muhammad SAW ke tanggal 20 Oktober 2021.

Perubahan hari libur dan cuti bersama bulan Oktober 2021 ini diharapkan bisa mengurangi mobilitas dan potensi penularan Covid-19.

Pasalnya, setiap kali ada "hari kejepit" banyak warga Jakarta berbondong-bondong liburan ke luar kota atau pulang kampung.

Di tengah pandemi virus corona yang berlangsung sejak Maret 2020, hal ini turut meningkatkan kasus harian Covid-19.

Nah, perubahan hari libur tersebut tertuang dalam Surat Keputusan bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi, Birokrasi Nomor 712, 1, dan 3 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua atas Keputusan Bersama Menag, Menaker, Menpan dan RB Nomor 642, 4, dan 4 Tahun 2020 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama.

Ilustrasi kalender masehi
Ilustrasi kalender masehi (Shutterstock)
Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved