KHasiat Madu
Khasiat Madu untuk Kehidupan Sehari-hari, Jangan Campur Madu dengan Teh
Inilah khasiat madu untuk kehidupan sehari-hari. Mulai dari campuran makanan dan minuman, campuran untuk bahan kecantikan hingga melengkapi ramuan
Penulis: Mariana | Editor: Anjar Wulandari
BANJARMASINPOST.CO.ID - Madu telah lama dikenal sebagai bahan alami yang kaya manfaat dan nutrisi. Rasanya yang manis dan mudah dicerna juga disukai baik anak-anak maupun orang dewasa hingga orang tua.
Khasiat madu juga sangat populer. Bahan alami yang dihasilkan lebah madu itu punya kandungan nutrisi yang menyehatkan tubuh.
Inilah khasiat madu untuk kehidupan sehari-hari. Mulai dari campuran makanan dan minuman, campuran untuk bahan kecantikan hingga melengkapi ramuan untuk pengobatan tradisional seperti jejamuan.
Selain itu, madu ternyata juga telah umum dipakai untuk bahan masakan. Namun ketahui aturan penggunaannya, agar khasiat madu tidak hilang.
Baca juga: Manfaat Madu Campur Air Kelapa Muda dan Jeruk Nipis, Tingkatkan Imun Tubuh Cocok Saat Pandemi
Baca juga: Khasiat Madu untuk Kesehatan: Cukup Satu Sendok Madu Tiap Malam, Tidur Jadi Lebih Nyenyak
Hal ini karena madu merupakan salah satu pemanis alami yang seringkali digunakan untuk menggantikan gula yang dipakai saat membumbui masakan atau sekadar jadi topping makanan dan minuman.
Rasa manis madu yang khas bisa memberikan lapisan rasa yang unik pada makanan yang kamu buat.
Walaupun sering digunakan sebagai campuran dalam berbagai makanan, baik itu makanan manis atau gurih, ternyata diperlukan cara khusus ketika memasak dengan madu.
Madu disarankan agar tidak terpapar suhu yang terlampau tinggi.
“Karena jika dilakukan (dimasak) pada pemanasan tinggi maka kandungan nutrisi akan rusak,” kata Guru Besar di Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Dr. Ir. Asnath Maria Fuah MS., dilansir Banjarmasinpost.co.id dari Kompas.com.
Untuk mempertahankan sebanyak mungkin nutrisi dalam madu, Asnath menyarankan sebaiknya mengonsumsi madu secara langsung saja.
Bisa juga dicampur dengan air hangat yang punya suhu tak terlalu tinggi, yakni di bawah 60 derajat celsius.
Selain itu, kamu juga bisa menyantap madu sebagai sekadar kondimen tambahan. Misalnya, untuk selai makan roti atau topping pada salad dan smoothie.
“Madu sebaiknya tidak dicampur dengan minuman yang mengandung tanin, misalnya teh, karena dapat memengaruhi penyerapan nutrisi madu dalam tubuh,” imbuh Asnath.
Namun jika terpaksa menggunakan madu dalam makanan yang dimasak, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.
Baca juga: Ampuh Bantu Hilangkan Ketombe, Simak Khasiat Madu untuk Kesehatan Rambut
Baca juga: Khasiat Madu dan Bawang Merah bagi Kesehatan, Menghilangkan Lemak Berlebih di Perut
Asnath menyarankan hanya menambahkan madu di tahap akhir proses memasak. Khususnya ketika masakan sudah selesai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/ilustrasi-madu-dari-bunga-manuka.jpg)